Suryalaya Search

Sunday, September 28, 2008

hadist tentang sholat 5 waktu - 2

Orang yang melakukan sholat 5 waktu berjamaah
hingga 40 hari berturut-turut,
dan
satu rakaatpun tidak pernah ketinggalan,

maka Allah menentukan 2 kebebasan baginya,
yaitu :
1. Bebas dari Api Neraka
2. Bebas Nifak (Tidak munafik)

(HR. Anas Malik ra)

Saturday, September 27, 2008

hadist tentang sholat 5 waktu - 1

Nabi SAW bersabda :

Sholat 5 waktu diumpamakan sungai mengalir
di depan pintu rumah seseorang kamu,
setiap hari 5x dibuat mandi,
lalu apakah masih ada kotoran(daki)
yang melekat padanya ?

-----------------------------------------------
Untuk melihat hadist tentang sholat 5 waktu (1-10)
bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/
hadist-sholat-5-waktu

Untuk melihat hadist tentang sholat 5 waktu (11-15)
bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/
label/hadist-sholat-5-waktu-a02





Friday, September 26, 2008

Nasehat tentang zina 1

Perbuatan zina akan mengakibatkan 6 perkara,
3 penderitaan dirasakan didunia dan
3 penderitaan lainnya dirasakan diakherat

3 Penderitaan di dunia
  1. Kurangnya rizki (tidak pernah cukup)
  2. Jauh dari perbuatan baik (kebajikan)
  3. Dibenci dan dijauhi banyak orang (masyarakat)
3 Penderitaan di akherat
  1. Dimarahi (mendapat murka) Allah
  2. Sangat berat dalam hisab (perhitungan amalnya)
  3. Dimasukkan ke dalam neraka,

Thursday, September 25, 2008

hadist tentang sedekah 12

Setiap orang pasti akan menghadap
dan
bicara langsung dengan tuhannya,
ia menoleh ke kanan terlihatlah amal kebaikan yang dilakukannya,
dan
ke kiri terlihatlah perubatan jahatnya,
ke depan terlihatlah api,
dari itu
peliharalah dirimu dari sengatan api
sekalipun dengan sedekah separoh biji korma

(HR. A'masy dari Khaitsamah, dari Ady Hatim ra)

-----------------------------------------------------------

Untuk melihat arsip semua hadist bisa
dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
index-tentang-hadits-hadist.html

hadist tentang sedekah 11

Seorang sahabat Anshar puasa, ketika berbuka,
tidak ada makanan buat berbuka lalu terpaksa hanya
minum air, kemudian esok harinya berpuasa lagi
bukanya hanya minum air,

Dan pada hari ketiga ia merasa sungguh-sungguh lapar,
lalu ia diingatkan (diajak) ke rumahnya oleh sahabat
anshar lainnya,

setelah sampai di rumah ia bertanya :
"Bu, ini ada tamu, apa punya makanan ?
jawab istrinya :Ada, untuk makan seorang.
Padahal ia dan istrinya juga puasa, anak-anaknya juga
belum makan,
katanya : Tidurkan dulu anak-anak sebelum makan,
nanti sewaktu tamu makan padamkanlah lampunya,
lalu duduk bersama seakan-akan makan bersama.
Hal itu dilakukan untuk menyenangkan tamunya itu.

Kemudian pada pagi harinya ia shalat subuh, berjamaah
dengan Rasul SAW dan sesudah beliau salam, berkata
kepada Sahabat Anshar : "Sungguh Allah sangat ridla
atas perbuatanmu dan istrimu, lalu beliau SAW membaca
ayat (Hasyr 9) yang artinya : Mereka mengutamakan
kawan melebihi pada dirinya sendiri, sekalipun mereka
sendiri kelaparan, dan orang yang tidak kikir, itulah
orang-orang yang beruntung

Tuesday, September 23, 2008

Abah Anom Suryalaya

Untuk melihat Guru-guru Mursyid TQN Suryalaya lainnya
bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
silsilah-tqn-suryalaya.html

---------------------------------------------------------------

KH. A Shohibulwafa Tajul Arifin
(Abah Anom)


KH. A Shohibulwafa Tajul Arifin yang dikenal dengan nama Abah Anom, dilahirkan di Suryalaya tanggal 1 Januari 1915. Beliau adalah putra kelima Syaikh Abdullah bin Nur Muhammad, pendiri Pondok Pesantren Suryalaya, dari ibu yang bernama Hj Juhriyah. Pada usia delapan tahun Abah Anom masuk Sekolah Dasar (Verfolg School) di Ciamis antara tahun 1923-1928. Kemudian ia masuk Sekolah Menengah semacan Tsanawiyah di Ciawi Tasikmalaya. Pada tahun 1930 Abah Anom memulai perjalanan menuntut ilmu agama Islam secara lebih khusus. Beliau belajar ilmu fiqih dari seorang Kyai terkenal di Pesantren Cicariang Cianjur, kemudian belajar ilmu fiqih, nahwu, sorof dan balaghah kepada Kyai terkenal di Pesantren Jambudipa Cianjur. Setelah kurang lebih dua tahun di Pesantren Jambudipa, beliau melanjutkan ke Pesantren Gentur, Cianjur yang saat itu diasuh oleh Ajengan Syatibi.




Dua tahun kemudian (1935-1937) Abah Anom melanjutkan belajar di Pesantren Cireungas, Cimelati Sukabumi. Pesantren ini terkenal sekali terutama pada masa kepemimpinan Ajengan Aceng Mumu yang ahli hikmah dan silat. Dari Pesatren inilah Abah Anom banyak memperoleh pengalaman dalam banyak hal, termasuk bagaimana mengelola dan memimpin sebuah pesantren. Beliau telah meguasai ilmu-ilmu agama Islam. Oleh karena itu, pantas jika beliau telah dicoba dalam usia muda untuk menjadi Wakil Talqin Abah Sepuh. Percobaan ini nampaknya juga menjadi ancang-ancang bagi persiapan memperoleh pengetahuan dan pengalaman keagaman di masa mendatang. Kegemarannya bermain silat dan kedalaman rasa keagamaannya diperdalam lagi di Pesantren Citengah, Panjalu, yang dipimpin oleh H. Junaedi yang terkenal sebagai ahli alat, jago silat, dan ahli hikmah.

Setelah menginjak usia dua puluh tiga tahun, Abah Anom menikah dengan Euis Siti Ru’yanah. Setelah menikah, kemudian ia berziarah ke Tanah Suci. Sepulang dari Mekah, setelah bermukim kurang lebih tujuh bulan (1939), dapat dipastikan Abah Anom telah mempunyai banyak pengetahuan dan pengalaman keagamaan yang mendalam. Pengetahuan beliau meliputi tafsir, hadits, fiqih, kalam, dan tasawuf yang merupakan inti ilmu agama. Oleh Karena itu, tidak heran jika beliau fasih berbahasa Arab dan lancar berpidato, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Sunda, sehingga pendengar menerimanya di lubuk hati yang paling dalam. Beliau juga amat cendekia dalam budaya dan sastra Sunda setara kepandaian sarjana ahli bahasa Sunda dalam penerapan filsafat etnik Kesundaan, untuk memperkokoh Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah. Bahkan baliaupun terkadang berbicara dalam bahasa Jawa dengan baik.



Ketika Abah Sepuh Wafat, pada tahun 1956, Abah Anom harus mandiri sepenuhnya dalam memimpin pesantren. Dengan rasa ikhlas dan penuh ketauladan, Abah Anom gigih menyebarkan ajaran Islam. Pondok Pesantren Suryalaya, dengan kepemimpinan Abah Anom, tampil sebagai pelopor pembangunan perekonomian rakyat melalui pembangunan irigasi untuk meningkatkan pertanian, membuat kincir air untuk pembangkit tenaga listrik, dan lain-lain. Dalam perjalanannya, Pondok Pesantren Suryalaya tetap konsisten kepada Tanbih, wasiat Abah Sepuh yang diantara isinya adalah taat kepada perintah agama dan negara. Maka Pondok Pesantren Suryalaya tetap mendukung pemerintahan yang sah dan selalu berada di belakangnya.



Di samping melestarikan dan menyebarkan ajaran agama Islam melalui metode Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah. Abah Anom juga sangat konsisten terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Maka sejak tahun 1961 didirikan Yayasan Serba Bakti dengan berbagai lembaga di dalamnya termasuk pendidikan formal mulai TK, SMP Islam, SMU, SMK, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, Madrasah Aliyah kegamaan, Perguruan Tinggi (IAILM) dan Sekolah Tinggi Ekonomi Latifah Mubarokiyah serta Pondok Remaja Inabah. Didirikannya Pondok Remaja Inabah sebagai wujud perhatian Abah Anom terhadap kebutuhan umat yang sedang tertimpa musibah. Berdirinya Pondok Remaja Inabah membawa hikmah, di antaranya menjadi jembatan emas untuk menarik masyarakat luas, para pakar ilmu kesehatan, pendidikan, sosiologi, dan psikologi, bahkan pakar ilmu agama mulai yakin bahwa agama Islam dengan berbagai disiplin Ilmunya termasuk tasawuf dan tarekat mampu merehabilitasi kerusakan mental dan membentuk daya tangkal yang kuat melalui pemantapan keimanan dan ketakwaan dengan pengamalan Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari, Abah Anom menunjuk tiga orang pengelola, yaitu KH. Noor Anom Mubarok BA, KH. Zaenal Abidin Anwar, dan H. Dudun Nursaiduddin.

Sumber : www.suryalaya.org

hadist tentang sedekah 10

Orang yang mengeluarkan wajib zakatnya,
dan
menjamu tamu,
menyampaikan amanat,
maka
berarti telah lenyap sifat kikir darinya

---------------------------------------------

Untuk melihat arsip semua hadist bisa dilihat pada link
di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
index-tentang-hadits-hadist.html

hadist tentang sedekah 9

Ditanyakan kepada Nabi SAW :

Ya Rasul, ketika engkau keluar dari dunia, maka permukaan bumi lebih baik bagi kami
atau di dalam perutnya.

Kata Abu Hurairah ra, Sabda Beliau :

Jika para penguasa kamu orang baik-baik,
dan para hartawannya dermawan,
serta segala urusan dimusyawaratkan,
maka di permukaan bumi lebih baik
daripada di dalam perutnya.

Tetapi jika para penguasa kamu orang yang jahat-jahat,
dan para jutawannya (orang kaya)
kikir-kikir,
serta segala urusannya dipercayakan kaum wanita,
maka di dalam perut bumi
adalah lebih baik daripada di atasnya

Hadist tentang sedekah 8

Dari Abu Hurairah

Nabi SAW bersabda :

Bahwanya dari pintu langit meyeru :

"Orang yang menghutangkan hari ini (dunia), pasti dibayar
kelak di akherat".

Dan ada pula dari neraka yang berseru :

"Hai sekalian manusia, kau diciptakan/dilahirkan untuk mati,
dan
kini kau membangun untuk rusak binasa"




Saturday, September 20, 2008

hadist tentang sedekah 7

Rasul SAW bersabda :

Masyarakat (suatu kaum) yang menyalahi janjinya (kepada Allah),
pasti diuji dengan pembunuhan (peperang dan lain-lain),
dan
Masyarakat yang membiarkan adanya pelacuran merajalela
diwilayahnya, pasti dicoba bala banyak kematian
dan
Tiada masyarakat yang menolak pengeluaran zakat,
kecuali Allah menunda turunnya hujan bagi mereka

hadist tentang sedekah 6

Nabi SAW :

Harta kekayaan tidak menjadi habis (berkurang)
dengan/karena bersedekah,
dan
orang yang suka memaafkan kesalahan orang lain
atau penganiyaan terhadap dirinya,
pasti ditambah kemulyaannya,
dan
orang tawadlu karena Allah pasti diangkat derajatnya

Wednesday, September 17, 2008

hadist tentang sedekah 5

Rasul SAW bersabda :

Orang yang bersedekah di siang atau malam hari
pasti dijaga dari mati tergigit hewan berbisa,
atau
kerobohan (sesuatu)
atau
mati mendadak pada hari atau malam itu

(HR. Sa'id Mas'ud Kindy)

hadist tentang sedekah 4

Rasul SAW bersabda :

Jika ada peminta-minta janganlah kau
patahkan harapannya (dengan kerasnya penolakan),
hendaklah kau jawab dengan sopan dan ramah,
atau
memberi sedikit atau penolakan yang baik,

karena yang datang kepadamu itu terkadang
bukan manusia atau jin, yang sekedar menguji kamu,
bagaimana memanfaatkan nikmat yang allah
berikan kepadamu

Tuesday, September 16, 2008

hadist tentang sedekah 3

Nabi SAW bersabda :

Peliharalah hartamu dengan mengeluarkan zakat,
dan
sembuhkanlah (Obatilah) para pasienmu
(Yang sakit dari keluargamu)
dengan bersedekah,
dan
atasilah (ditolak) aneka balaak dengan memanjatkan doa

-------------------------------------------------------------

Untuk melihat hadist tentang sedekah (1-10) bisa dilihat
pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-sedekah


Untuk melihat hadist tentang sedekah (11-12) bisa dilihat
pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-sedekah-a02


Untuk melihat artikel tentang bagaimana menjadi kaya raya
dengan sedekah bisa dlihat pada link di bawah ini:

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/artikel-tentang-sedekah


Monday, September 15, 2008

hadist tentang sedekah 2

Al-Faqih, Nabi SAW bersabda :

"Setiap matahari terbit dua malaikat memanggil
masyarakat dunia dari sebelahnya,
semuanya mendengar panggilan itu, kecuali jin dan manusia,
yaitu :

"Sekalian manusia, cepat-cepatlah menuju Allah,
bahwasanya yang sedikit dapat mencukupi,
adalah lebih baik, daripada yang banyak melupakan".

Lalu kata mereka berdua :

"Ya Allah, berilah ganti, pada orang yang
membelanjakan hartanya, dan
binasakanlah harta orang yang kikir"

Sunday, September 14, 2008

hadist tentang sedekah 1

Nabi SAW Bersabda :

"Orang kikir jauh dari Allah, jauh sorganya,
jauh dari manusia dan dekat dengan neraka
Dan
Pemurah (Dermawan) dekat kepada allah,
dekat sorganya
mudah bergaul manusia,
jauh dari api neraka

----------------------------------------------
Untuk melihat hadist tentang sedekah (1-10)
bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/
hadist-sedekah

Untuk melihat hadist tentang sedekah (11-12)
bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/
label/hadist-sedekah-a02

Untuk melihat artikel bagaimana menjadi
kaya raya dengan sedekah bisa
dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/
label/artikel-tentang-sedekah

Saturday, September 13, 2008

hadist tentang shalawat 7

Dari anas,

Nabi SAW, bersabda :

"Orang yang bershalawat sekali (1x) kepadaku,
pasti Allah memberi 10 rahmat kepadanya,
dan
dilenyapkan 10 dosa-dosanya

hadist tentang shalawat 6

Dari Abu Hurairah, dari ayahnya,

Nabi SAW bersabda :

Ada 4 Faktor penyebab pneyesalan (kekecewaan), yaitu :

1. Kencing Berdiri
2. Terburu mengusap dahi sebelum selesai sholat
3. Tidak menjawab suara adzan (mu'adzin)
4. Tidak bershalawat kepadaku, saat aku disebut orang (Kikir membaca shalawat)


Friday, September 12, 2008

Hadist tentang shalawat 5

Dari Amr Dinar, dari Abu Ja'far,

Nabi SAW bersabda :

Orang yang enggan/lupa shalawat kepadaku,
berarti ia tersesat jauh dari jalan sorga

Thursday, September 11, 2008

hadist tentang shalawat 4

Sa'id Umair Anshary, salah satu peserta (tentara)
pasukan Badar berkata,

Rasul SAW bersabda :

"Orang yang bershalawat kepadaku satu kali dengan ikhlas,
maka Allah memberi rahmat sepuluh kepadanya,
dan
derajatnya ditingkatkan 10 tingkat serta diampuni 10 dosanya"

hadist tentang taubat 2

Dari Hasan Basri,

Nabi SAW bersabda :

Ketika Allah mengusir Iblis,

lalu iblis bersumpah :
"Demi Engkau Yang Menang,
sungguh aku tidak rela bercerai dengan manusia,
sampai nyawa dan raganya berpisah (mati),

kemudian Firmannya :
Demi kemenangan dan KeagunganKU, tiada tertutup
taubat bagi hambaKU hingga nyawa sampai ke tenggorokan"

Wednesday, September 10, 2008

hadist tentang shalawat 3

Dari Muhammad Munkadir dari Jabir Abdullah,

Nabi SAW bersabda :

"Orang yang bershalawat kepadaku setiap hari 100x,
pasti dipenuhi 100 hajat (Keinginannya)nya,
70 berupa urusan akherat
dan
30 urusan duniawi


Tuesday, September 9, 2008

hadist tentang taubat 1

Riwayat Abu Bakar Siddik ra

Nabi SAW bersabda :

"Tidak digolongkan manusia terjerumus/berlumuran dosa,
orang yang selalu istigfar, sekalipun mengulang 70x setiap harinya.

Dan Sabda beliau pula :

"Demi allah, setiap harinya aku bertaubat kepada allah 100x"

Monday, September 8, 2008

hadist tentang shalawat 2

Al Faqih meriwayatkan dengan sanadnya dari Musayyab,
kata umar :

"Aku mendengar bahwa :

"Doa setiap orang ditahan di antara langit-bumi,
ia tidak akan naik,
kecuali jika dibacakan shalawat nabi.

Hadist bulan ramadhan 8

Al-Faqih meriwayatkan dengan sanadnya dari Hasan,
katanya :

"Nabi SAW keluar, sedang kebanyakan orang tengah perang mulut,
lalu beliau bersabda :

"Sebetulnya aku akan memberitahu tentang "Laailatul Qadar" tetapi
kekhawatiranku jangan jangan kalian bersandar kepadanya,
dan
mudah-mudahan menjadi lebih baik,
karena carilah "Lailatul Qadar" itu pada malam 21, 23, 25, 27
dan akhir malam ramadhan,

sedangkan tandanya

"Malam itu cuaca terang, tidak panas, dan tidak dingin,
pagi harinya matahari terbit tidak terlau tajam panasnya,
dan
orang yang bangun di malam itu terdorong oleh imannya dan
mengharap pahala dari Allah, pasti Allah mengampuni
dosa-dosa terdahulu baginya.

-------------------------------------------------------------
Untuk melihat semua arsip hadist bisa dilihat pada link di
bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
index-tentang-hadits-hadist.html

Sunday, September 7, 2008

hadist bulan ramdhan 7

Nabi SAW bersabda :

"Rajab adalah bulan bagi umatku yang punya keistimewaan
seperti keistimewaan umatku melebihi lainnya,
dan
Sya'ban adalah bulan bagiku yang keistimewaannya seperti aku
melebihi nabi lainnya,

Adapun Ramadhan bulan bagi Allah,
yang punya keistimewaan seperti Allah melebihi makhluknya.

Saturday, September 6, 2008

Definisi Tasawuf

Definisi Tasawuf
by : Ust Wahfiudin

Pandangan paling monumental tentang Tasawuf muncul dari Abul Qasim Al-Qusyairy an-Naisabury, seorang ulama sufi abad ke-4 hijriyah. Al-Qusyairy sebenarnya lebih menyimpulkan dari seluruh pandangan Ulama Sufi sebelumnya, sekaligus menepis bahwa Tasawuf atau Sufi muncul dari akar-akar historis, bahasa, intelektual dan filsafat di luar Islam.

Dalam buku Ar-Risalatul Qusyairiyah ia menegaskan bahwa kesalahpahaman banyak orang terhadap tasawuf semata-mata karena ketidaktahuan mereka terhadap hakikat Tasawuf itu sendiri. Menurutnya Tasawuf merupakan bentuk amaliyah, ruh, rasa dan pekerti dalam Islam itu sendiri. Ruhnya adalah firman Allah swt:

  • “Dan jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu dan sesungguhnya merugilah orang-orang yang mengotorinya.” (QS. Asy-Syams: 7-8)
  • ”Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang membersihkan diri dan dia mendzikirkan nama Tuhannya lalu dia shalat.” (QS. Al-A’laa: 14-15)
  • “Dan ingatlah Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang alpa” (QS. Al-A’raf: 205)
  • “Dan bertqawalah kepada Allah; dan Allah mengajarimu (memberi ilmu); dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu” (QS. Al-Baqarah: 282)

Sabda Nabi saw:

  • “Ihsan adalah hendaknya engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, maka apabila engkau tidak melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihatmu”. (HR. Muslim, Tirmidzi, Abu Dawud dan Nasa’i)
  • Tasawuf pada prinsipnya bukanlah tambahan terhadap Al-Qur’an dan hadits, justru Tasawuf adalah implementasi dari sebuah kerangka agung Islam. Secara lebih rinci, Al-Qusyairy meyebutkan beberapa definisi dari para Sufi besar:
    1. Muhammad al-Jurairy:
      “Tasawuf berarti memasuki setiap akhlak yang mulia dan keluar dari setiap akhlak yang tercela.”
    2. Al-Junaid al-Baghdady:
      “Tasawuf artinya Allah mematikan dirimu dari dirimu dan menghidupkan dirimu bersama dengan-Nya.”
      “Tasawuf adalah engkau berada semata-mata bersama Allah swt. Tanpa keterikatan dengan apa pun.”
      “Tasawuf adalah perang tanpa kompromi.”
      “Tasawuf adalah anggota dari satu keluarga yang tidak bisa dimasuki oleh orang-orang selain mereka.”
      “Tasawuf adalah dzikir bersama, ekstase yang diserta sama’ dan tindakan yang didasari Sunnah Nabi.”
      “Kaum Sufi seperti bumi, yang diinjak oleh orang saleh maupun pendosa; juga seperti mendung, yang memayungi segala yang ada; seperti air hujan, mengairi segala sesuatu.”

      “ Jika engkau meliuhat Sufi menaruh kepedulian kepada penampilan lahiriyahnya, maka ketahuilah bahwa wujud batinnya rusak.”
    3. Al-Husain bin Manshur al-Hallaj:
      “Sufi adalah kesendirianku dengan Dzat, tak seorang pun menerimanya dan juga tidak menerima siapa pun.”
    4. Abu Hamzah Al-Baghdady:
      “Tanda Sufi yang benar adalah dia menjadi miskin setelah kaya, hina setelah mulia, bersembunyi setelah terkenal. Sedang tanda Sufi yang palsu adalah dia menjadi kaya setelah miskin, menjadi obyek penghormatan tertinggi setelah mengalami kehinaan, menjadi masyhur setelah tersem, bunyi.”
    5. Amr bin Utsman Al-Makky:
      “Tasawuf adalah si hamba berbuat sesuai dengan apa yang paling baik saat itu.”
    6. Mohammad bin Ali al-Qashshab:
      “Tasawuf adalah akhlak mulia, dari orang yang mulia di tengah-tengah kaum yang mulia.”
    7. Samnun:
      “Tasawuf berarti engkau tidak memiliki apa pun, tidak pula dimiliki apapun."
    8. Ruwaim bin Ahmad:
      “Tasawuf artinya menyerahkan diri kepada Allah dalam setiap keadaan apa pun yang dikehendaki-Nya.”
      “Tasawuf didasarkan pada tiga sifat: memeluk kemiskinan dan kefakiran, mencapai sifat hakikat dengan memberi, dengan mendahulukan kepentingan orang lain atas kepentingan diri sendiri dan meninggalkan sikap kontra dan memilih.”
    9. Ma’ruf Al-Karkhy:
      “Tasawuf artinya, memihak pada hakikat-hakikat dan memutuskan harapan dari semua yang ada pada makhluk”.
    10. Hamdun al-Qashshsar:
      “Bersahabatlah dengan para Sufi, karena mereka melihat dengan alasan-alasan untuk mermaafkan perbuatan-perbuatan yang tak baik dan bagi mereka perbuatan-perbuatan baik pun bukan suatu yang besar, bahklan mereka bukan menganggapmu besar karena mengerjakan kebaikan itu.”
    11. Al-Kharraz:
      “Mereka adalah kelompok manusia yang mengalami kelapangan jiwa yang mencampakkan segala milik mereka sampai mereka kehilangan segala-galanya. Mereka diseru oleh rahasia-rahasia yang lebih dekat di hatinya, ingatlah, menangislah kalian karena kami.”
    12. Sahl bin Abdullah:
      “Sufi adalah orang yang memandang darah dan hartanya tumpah secara gratis.”
    13. Ahmad an-Nuury:
      “Tanda orang Sufi adalah ia rela manakala tidak punya dan peduli orang lain ketika ada.”
    14. Muhammad bin Ali Kattany:
      “Tasawuf adalah akhlak yang baik, barangsiapa yang melebihimu dalam akhlak yang baik, berarti ia melebihimu dalam Tasawuf.”
    15. Ahmad bin Muhammad ar-Rudzbary:
      “Tasawuf adalah tinggal di pintu Sang Kekasih, sekali pun engklau diusir.”
      “Tasawuf adalah Sucinya Taqarrub, setelah kotornya berjauhan denganya.”
    16. Abu Bakr asy-Syibly:
      “Tasawuf adalah duduk bersama Allah swt tanpa hasrat.”
      “Sufi terpisah dari manusia dan bersambung dengan Allah swt sebagaimana difirmankan Allah swt, kepada Musa, 'Dan Aku telah memilihmu untuk Diri-Ku' (Thoha: 41) dan memisahkanmu dari yang lain. Kemudian Allah swt berfirman kepadanya, 'Engkau tak akan bisa melihat-Ku'.”

      “Para Sufi adalah anak-anak di pangkuan Tuhan Yang Haq.”
      “Tasawuf adalah kilat yang menyala dan Tasawuf terlindung dari memandang makhluk.”

      “Sufi disebut Sufi karena adanya sesuatu yang membekas pada jiwa mereka. Jika bukan demikian halnya, niscaya tidak akan ada nama yang dilekatkan pada mereka.”
    17. Al-Jurairy:
      “Tasawuf berarti kesadaran atas keadaaan diri sendiri dan berpegang pada adab.”
    18. Al-Muzayyin:
      “Tasawuf adalah kepasrahan kepada Al-Haq.”
    19. Askar an-Nakhsyaby:
      “Orang Sufi tidaklah dikotori suatu apa pun, tetapi menyucikan segalanya.”
    20. Dzun Nuun Al-Mishry:
      “Kaum Sufi adalah mereka yang mengutamakan Allah swt. diatas segala-galanya dan yang diutamakan oleh Allah di atas segala makhluk yang ada.”
    21. Muhammad al-Wasithy:
      “Mula-mula para Sufi diberi isyarat, kemudian menjadi gerakan-gerakan dan sekarang tak ada sesuatu pun yang tinggal selain kesedihan.”
    22. Abu Nashr as-Sarraj ath-Thusy:
      “Aku bertanya kepada Ali al-Hushry, 'siapakah, yang menurutmu Sufi itu?' Lalu ia menjawab, 'Yang tidak di bawa bumi dan tidak dinaungi langit'. Dengan ucapannya menurut saya, ia merujuk kepada keleburan.”
    23. Ahmad ibnul Jalla’:
      “Kita tidak mengenal mereka melalui prasyarat ilmiyah, namun kita tahu bahwa mereka adalah orang-orang yang miskin, sama sekali tidak memiliki sarana-sarana duniawi. Mereka bersama Allah swt tanpa terikat pada suatu tempat tetapi Allah swt, tidak menghalanginya dari mengenal semua tempat. Karenanya disebut Sufi.”
    24. Abu Ya’qub al-Madzabily:
      “Tasawuf adalah keadaan dimana semua atribut kemanusiaan terhapus.”
    25. Abul Hasan as-Sirwany:
      “Sufi yang bersama ilham, bukan dengan wirid yang mehyertainya.”
    26. Abu Ali Ad-Daqqaq:
      “Yang terbaik untuk diucapkan tentang masalah ini adalah, 'Inilah jalan yang tidak cocok kecuali bagi kaum yang jiwanya telah digunakan Allah swt, untuk menyapu kotoran binatang'."
      “Seandainya sang fakir tak punya apa-apa lagi kecuali hanya ruhnya dan ruhnya ditawarkannya pada anjing-anjing di pintu ini, niscaya tak seekor pun yang menaruh perhatian padanya.”
    27. Abu Sahl ash-Sha’luki:
      “Tasawuf adalah berpaling dari sikap menentang ketetapan Allah.”

Dari seluruh pandangan para Sufi itulah akhirnya Al-Qusayiry menyimpulkan bahwa Sufi dan Tasawuf memiliki terminologi tersendiri, sama sekali tidak berawal dari etimologi, karena standar gramatika Arab untuk akar kata tersebut gagal membuktikannya.

Alhasil, dari seluruh definisi itu, semuanya membuktikan adanya adab hubungan antara hamba dengan Allah swt dan hubungan antara hamba dengan sesamanya. Dengan kata lain, Tasawuf merupakan wujud cinta seorang hamba kepada Allah dan Rasul-Nya, pengakuan diri akan haknya sebagai hama dan haknya terhadap sesama di dalam amal kehidupan.

sumber = www.qalbu.net

Tawajjuh dan Talkin Dzikir

Tawajjuh dan Talkin Dzikir
by : Ust Wahfiuddin

Tawajjuh
(menghadapkan diri kepada Allah SWT) terjadi dalam Dzikir Sirri. Dzikir Sirri dilakukan dengan menundukkan kepala dalam-dalam, arahkan ke titik lathifah qalbi di bawah puting susu kiri, memejamkan mata, mengatupkan bibir (kalau perlu lidah pun dilipat ke langit-langit atas agar tak ikut bergetar), lalu rasakan asma Allah menelusup masuk ke qalbu.

Apabila sebelumnya telah melakukan Dzikir Jahri dengan tepat maka pada saat Dzikir Sirri di qalbu akan ada rasa:

  • Rasa terbakar, kehangatan yang menjalar dari api cinta dan rindu kepada Allah SWT.
  • Rasa tenggelam, terhanyut dalam lautan rahmat Allah SWT, terengkuh dalam pelukan qudrat-Nya dan tertimang dalam buaian iradat-Nya.
  • Rasa terguncang, terguncangnya jiwa dan raga oleh getaran qalbu yang berdzikir mengingat Allah (QS. Al-Anfal 8:2).
  • Puncaknya adalah air mata kebahagiaan yang mengalir dari taman taqwa di dalam qalbu.

Burung terbang dengan dua sayap...
Ruh melayang dengan dua dzikir: jahri dan sirri


Talqîn Dzikir
Sebagai persiapan untuk dapat berdzikir dengan baik, qalbu dan lathifah-lathifah yang menjadi sensornya harus mengalami tune up atau initiation lebih dulu. Semua perangkat itu harus menjalani proses aktifasi lebih dulu. Itulah yang disebut dengan talqin dzikir.

  • Berasal dari kata laqqana (membelajarkan), maka talqiynâ (pembelajaran).
  • Talqin Dzikir = Pembelajaran Dzikir:
    • Proses ruhaniyah
    • Menanamkan bibit dzikir ke dalam qalbu murid
    • Menghubungkan qalbu murid dengan qalbu mursyid agar masuk dalam pantauannya.
  • Dilakukan oleh wali mursyid (wali pembimbing) yang:
    • Taqwa
    • Qalbunya dawâm (ajeg) dalam dzikrullah,
    • Kuat dalam tawhid,
    • Tercahayai oleh nur ilahi.
  • Talqin Dzikir dapat mursyid lakukan melalui wakil talqin.

Cermin yang jernih tak perlu sapuan lap,
Qalbu yang jernih tak peduli ucapan lafazh...

Kalau dzikir hanya sebatas mulut,
Bukankah burung beo peniru nomor satu?
Alla…hu, Huwa…, Hu…

Sumber = www.qalbu.net

---------------------------------------------------------------
Untuk melihat artikel-artikel dzikir lainnya bisa dilihat pada
link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
index-artikel-artikel-tentang-dzikir.html

hadist bulan ramadhan 6

Al-Faqih meriwayatkan dengan sanadnya dari ibnu mas'ud,

Nabi SAW bersabda :

"Seandainya kebanyakan manusia mengetahui besarnya
rahmat yang diturunkan di bulan Ramadhan, pasti mereka
mengusulkan agar setahun berisi Ramadhan.

Lalu orang Khuza'ah bertanya :

"Ya, Rasul, terangkan isi kandungannya kepada kami!

Jawab beliau SAW :

"Bahwanya sorga dihiasi setiap tahunnya di bulan Ramadhan,
dan saat awal Ramadhan, awal Ramadhan, angin datang dari
bawah Arsy, lalu pohon-pohon sorga menyanyikan lagu-lagu merdu,
bidadari keluar dan berdoa :

"Ya Tuhan, berilah dalam bulan ini suami yang menyenangkan
dari hamba-hambaMU,
maka setiap yang berpuasa pasti dikawinkan dengan
2 bidadari dalam khemah yang berlubang,

Firman Allah :
HUURUM MAQSHUURAATUN FIL KHIYAM
Artinya
"Bidadari yang menetap dalam khemah-khemah"

Dan setiapnya memakai 70 pakaian yang beraneka ragam,
70 aneka minyak harum,
dan
setiap pula ranjang yaqut merah,
beranyam pertama, yang setiap ranjang berisi 70 kasur seperti
sutra berkilauan, dan setiap wanita diberi 70 pelayan, semua itu hanya
balasan dari puasanya, belum balasan amal-amal lainnya.


Friday, September 5, 2008

hadist tentang shalawat 1

Al Faqih meriwayatkan dengan sanadnya dari muhammad
Abdurrahman,

Nabi SAW bersabda :
" Ketika ada orang (Umatku) uluk salam (shalawat) kepadaku,
sesudah aku tiada,

maka jibril menyampaikannya kepadaku,
katanya :"Hai Muhammad inilah salam dari Fulan putra Fulan,
lalu beliau menjawabnya :"WA'ALAIHHIS SALAAM",
artinya:"Salam, rahmat dan berkah allah juga tetapkanlah kepadanya".

metode dzikir

Metode Dzikir
by = Ust Wahfiudin

Bagaimana cara menghidupkan qalbu? Bagaimana cara menghunjamkan dzikir jahri dari mulut agar tembus menjadi dzikir sirri di dalam qalbu?

“…maka bertanyalah kepada ahli dzikir (bukan ahli fikir! - pen.) jika kamu tidak mengetahui.”
(QS. 16:43)

Ada banyak metode (thariqah) yang digunakan para ahli dzikir, diantaranya metode Qadiriyah Naqsyabandiyah Suryalaya:

  1. Gunakan Dzikir Utama berulang-ulang
  2. Lewatkan titik-titik lathifah (sensor) untuk menghunjam masuk ke dalam qalbu
  3. Sertakan hentakan/tekanan (dharban) yang kuat
  4. Rasakan jangan fikirkan

Titik Sensor (Lathifah)
Dzikir Jahri yang diucapkan dengan mulut harus ditembuskan ke pusat ruh yaitu Qalbu, kalau tidak ia hanya akan menjadi gelombang-gelombang suara yang lepas mengembara di angkasa tanpa menembus alam lâhût dan `arasy Allah. Untuk menembuskannya, saat mulut melafazhkan kalimat Lâ-ilâha-illa-llâh kita jalarkan kalimat tersebut pada titik-titik lathifah/sensor:

1. Lathifah Qalbi
2. Lathifah Ruhi
3. Lathifah Sirri
4. Lathifah Khafiy
5. Lathifah Akhfa
6. Lathifah Nafs
7. Lathifah Qalabi

Pengucapan kalimat Lâ-ilâha-illa-llâh dilakukan dengan suara tegas, dirasakan / dijalarkan dari bawah pusar keatas hingga ubun-ubun, lalu ke sebelah kanan dari titik 2 jari di atas puting susu ke arah titik 2 jari dibawah putting susu, lalu ke sebelah kiri dari titik 2 jari di atas putting susu dihunjamkan ke titik 2 jari di bawah putting susu kiri. Penjalaran dzikir ini diarahkan dengan gerakan kepala ke atas, lalu ke kanan dan ke kiri.

Semua itu dilakukan dengan tekanan/ hentakan yang kuat (dharban) kedalam tubuh hingga terasakan kedalam ruh/jiwa orang yang melakukannya. Lakukan itu berulang-ulang, sebanyak-banyaknya, sehingga terbentuk apa yang disebut the magical power of repetition.

“…dzikirkan olehmu Allah sebanyak-banyaknya.”
(QS. 33:41)

Dalam melakukannya jangan gunakan fikiran, tapi gunakan rasa, karena berdzikir memang bukan berfikir. Allah swt tegas membedakan dzikir dengan fikir di dalam QS. Ali Imran 3:191. Sekali lagi: rasakan, jangan fikirkan!

Manakala dzawq (rasa) di dalam qalbu telah dapat merasakan iman tawhid maka Dzikir Jahri boleh dihentikan dan diganti dengan Dzikir Sirri.

Kadang orang masih penasaran bertanya, sebanyak-banyaknya itu berapa kali? Para ulama dzikir menyatakan sekurang-kurangnya 5 x 33 alias 165 kali. Orang sudah biasa berdzikir 33 kali, lakukanlah Dzikir Jahri ini 5 kali lipatnya sehingga menjadi 165.

Apakah harus tepat sejumlah itu? Tidak harus! The more the better (makin banyak, ya makin baik). Ibarat orang mengaduk adonan kue/roti, adukan itu harus mencukupi hingga adonan mengembang, lalu dibakar di oven. Kalau adukan kurang memadai dan adonan belum mengembang lalu langsung dibakar dengan oven apa jadinya? Bantat. Begitu pula dzikir. Kalau Dzikir Jahri kurang kuat tekanannya, atau kurang banyak pengulangannya, maka ia belum sampai menembus dan menggetarkan qalbu. Kalau langsung dihentikan maka Dzikir Sirri belum terbentuk di qalbu, akibatnya qalbu belum terhubung ke Allah SWT, nikmat dan manfaat dzikir pun tidak tercapai.

Muncul pula pertanyaan mengapa pengarahan jalaran dzikir itu menggunakan gerakan kepala ke atas, ke kanan, lalu ke kiri? Ulama dzikir dalam istinbatnya menarik hikmah dari ayat:

Iblis: “Lalu akan aku datangi manusia dari hadapan mereka, dan dari belakang mereka, dan dari kanan mereka, dan dari kiri mereka…”
(QS. 7:17)

Gerakan dzikir ke atas maksudnya untuk menepiskan iblis yang menyerang dari depan dan belakang, gerakan dzikir ke kanan dan ke kiri untuk menepiskan iblis yang ada di kanan dan kiri.


Sumber = www.qalbu.net


---------------------------------------------------------------
Untuk melihat artike-artikel tentang dzikir bisa dlihat pada
link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
index-artikel-artikel-tentang-dzikir.html

Untuk melihat hadist tentang dzikir (1-10) bisa dilihat pada
link di bawah ini

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/
Hadist-Dzikir

Untuk melihat hadist tentang dzikir (11-15) bisa dilihat pada
link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/
Hadist-Dzikir-a02

Thursday, September 4, 2008

hadist istri sholehah 1

Seorang istri ketika sholat tidak mendoakan suaminya,
maka sholatnya ditolak hingga mau mendoakannya.

dzikir utama

Dzikir Utama
by = Ust Wahfiuddin

Ada banyak lafazh dzikir seperti: subhânallâh, alhamdulillâh, allâhuakbar dan lain-lain. Namun menurut Rasulullah s.a.w.:

Dzikir yang paling utama adalah: Lâ-ilâha-illa-llâh
(HR. Ahmad)

Dzikir ini diawali dengan penafian (lâ-ilâha):
- tiada tuhan
- tiada yang didamba
- tiada yang diharap
- tiada yang dicintai
- tiada yang sembah
- tiada yang dipuja
- tiada yang dimuliakan
- tiada yang dijadikan tempat bergantung
- tiada yang disegala-galakan...

lalu disambung dengan peneguhan (illa-llâh):
- kecuali Allah
- hanya Dia

Dengan penafiannya dzikir ini membersihkan manusia dari segala bentuk ‘ketuhanan’ palsu, dengan peneguhannya dzikir ini memantapkan iman di dalam qalbu. Iman yang fluktuatif, selalu naik dan turun, perlu selalu diperbarui sebagaimana kata Rasulullah saw:

Rasulullah s.a.w: “Perbaharuilah selalu imanmu”.
Dikatakan: “Bagaimana kami memperbaharui iman kami?”
Rasul: “Dengan memperbanyak ucapan Lâ-ilâha-illallâh”
(HR. Ahmad)

Sumber = www.qalbu.net

---------------------------------------------------------------
Untuk melihat artikel-artikel dzikir lainnya bisa dilihat pada
link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
index-artikel-artikel-tentang-dzikir.html

hadist bulan ramadhan 5

Al-Faqih meriwayatkan dengan sanadnya dari Ibnu Mas'ud,
katanya :

"Orang yang melakukan puasa di bulan Ramadhan
dengan khusyu (tenang), selalu ingat kepada Allah (dzikirullah),
melakukan yang halal, dan menjauhi yang haram,
tidak melakukan kekejian, pasti diampuni dosa-dosanya,

dibangunkan rumah gedung di sorga dari zamrud hijau
dan
di dalamnya yakut merah, khemah permata berlubang,
yang dihuni bidadari berhias gelang emas yakut merah
yang sinarnya sanggup menerangi bumi seluruhnya."

Wednesday, September 3, 2008

hadist wanita sholehah 1

"Kecantikan wanita dunia yang sholehah melebihi
kecantikan para bidadari sorga,
karena amal perbuatannya sewaktu hidup di dunia"

---------------------------------------------------------------

Untuk melihat hadist tentang wanita sholehah lainnya bisa dilihat
pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-wanita-sholehah

Untuk melihat hadist tentang istri sholehah lainnya bisa dilihat
pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-istri-sholehah

hadist bulan ramadhan 4

Dari Abu Hurairah ra

Nabi SAW bersabda :

Firman Allah SWT :
"Setiap amal manusia dilipat gandakan pahalanya dari 10 hingga 700 lipat,
kecuali puasa untukKU dan AKU membalasnya (melebihi itu),
ia menahan syahwat, makan dan minum karena AKU,
dan puasa adalah sebagai perisai,

bagi pelakunya ada 2 kegembiraan, yaitu :
Pertama ketika berbuka,
kedua ketika bertemu dengan Tuhannya kelak di hari kiamat"

(hadist qudsi)

Tuesday, September 2, 2008

Pengertian Dzikir

Pengertian Dzikir
By = ust Wahfiudin

Dzikir berasal dari kata dzakara yang bisa bermakna:

  • menyebut-nyebut (dengan mulut); atau
  • mengingat, mengenang, merasakan, menghayati (dengan qalbu).

Dzikir Jahri (nyata) dan Dzikir Sirri (rahasia)

“Dan rahasiakanlah (sirri) perkataanmu atau nyatakanlah (jahri); sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang bergejolak di dalam dada”
(QS. 67:13)

Dzikir Jahri dilakukan mulut dengan menyebut-nyebut bacaan (lafazh):

  • Istighfar
  • Tasbih
  • Tahmid
  • Tahlil
  • Takbir
  • dan lain-lain ayat al-Qur’an atau wirid

Karenanya Dzikir Jahri nyata terdengar suaranya dan nyata terlihat getar bibir mengucapkannya. Bila dilakukan berjamaah suara Dzikir Jahri kadang menggemuruh menimbulkan rasa mencengkam dan rendah di hadapan Allah.

Sesungguhnya bergemuruhnya suara orang berdzikir saat usai shalat fardhu betul-betul terjadi di masa Rasulullah s.a.w. Aku dapat mengetahui orang sudah usai shalat (berjamaah di masjid Nabi) ketika kudengar suara dzikir itu.
(H.S. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan Ahmad).

Dzikir Sirri tidak menggunakan mulut, melainkan dzawq (perasaan) dan syu`ûr (kesadaran) yang ada di dalam qalbu. Karenanya dzikir ini menjadi tersamar (khafiy) dan hanya pelaku serta Allah s.w.t. saja yang dapat mengetahuinya.

Dalam Dzikir Sirri orang mengingat Allah, merasakan kehadiran Allah, menyadari keberadaan Allah. Di dalam qalbunya tumbuh rasa cinta, rasa rindu kepada Allah, rasa dekat, bersahabat, seakan melihat Allah. Itulah ihsân, dimana dalam ibadahmu kamu merasa melihat Allah, atau setidaknya merasa sedang dilihat oleh Allah s.w.t. Inilah dzikir yang hakiki, sebab hubungan manusia dengan Allah swt tidak terjadi dengan tubuh jasmaninya melainkan dengan qalbunya.

"Dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah berhubungan dengan manusia melalui qalbunya".
(QS. 8:24)

Saat melakukan dzikir sirri orang mengaktifkan qalbunya mengingat Allah sehingga dirinya on-line (tersambung, wushûl) dengan Allah. Saat itulah terjadi penyerapan nûr ilâhi (divine light) kedalam qalbu sehingga terjadi proses pencerahan (enlightenment).

Nur ilahi yang menembus qalbu akan terpantulkan ke otak yang menjadi pusat kendali tubuh manusia. Mekanisme biokimia dan bioelektrik pada sel-sel otak akan dikendalikan oleh nur ilahi sehingga menimbulkan gelombang-gelombang alpha yang menenteramkan saraf, membangkitkan kreatifitas sekaligus rasa cinta ke sekujur tubuh; menepis rasa takut dan cemas; mengganti kekecewaan dengan harapan, kemarahan dengan kedamaian, malas dengan semangat.

Tersingkaplah tirai kebodohan (kasysyâf), terbukalah wawasan baru, hadir di hadapan taman kehidupan taqwa yang penuh pelangi mahabbah diharumi semerbak ridha ilahi.

Nûr ilâhi mengandung:

  • Enerji Maghfirah, yang membakar hangus dosa-dosa di qalbu, menepis sesal, menjungkal kecewa dan malas.
  • Enerji Himmah, kemauan kuat yang mendorong orang bekerja keras (work hard) penuh semangat.
  • Enerji Hidâyah, petunjuk dan inspirasi kreatif yang mendorong orang bekerja dengan cerdas (work smart).
  • Enerji Rahmah, enerji cinta yang mendorong orang bekerja bersama dengan dengan tulus ikhlas (work heart) tanpa pamrih, terbebas dari nista moral.
  • Enerji Barâkah, semangat kemulian dan harga diri, kemantapan pribadi yang tangguh mengendalikan hawa nafsu dan godaan iblis.

Maka jangan puas hanya dengan dzikir mulut, tembuskan dzikir kedalam qalbu, getarkan qalbu dengan rasa rindu kepada Allah, getaran yang juga menggoncang sel-sel kelenjar hormon untuk aktif menjaga keseimbangan hormon di dalam tubuh. Hormon adalah pengendali metabolisme tubuh. Dengan dzikir sirri metabolisme akan berjalan lancar alamiah menimbulkan kehangatan dan daya tahan tubuh (immune) terhadap berbagai penyakit.

Hidupkan Qalbu dengan Dzikir Sirri

Sumber = www.qalbu.net

---------------------------------------------------------------

Untuk melihat artikel-artikel dzikir lainnya bisa dilihat pada
link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
index-artikel-artikel-tentang-dzikir.html

hadist bulan ramadhan 3

Dari Abu Hurairah ra

"Orang yang puasa di siang ramadhan
dan bangun di malamnya,
berdasarkan iman dan mengharap pahala,
pasti diampuni dosa-dosa terdahulu baginya."

Monday, September 1, 2008

hadist bulan ramadhan 2

Al-Faqih meriwayatkan dengan sanadnya dari abu Hurairah ra.

Rasul SAW bersabda :

"Sungguh Ramadhan telah datang kepadamu, Dia adalah bulan yang penuh berkah, Allah mewajibkan puasa kepadamu,

di dalamnya terbukalah pintu-pintu sorga dan tertutuplah pintu-pintu neraka, syetan dibelenggu semuanya, juga di dalamnya terdapat Laailatul Qadar, suatu malam yang sangat berharga melebihi 1000 bulan nilai kebaikannya"