Suryalaya Search

Wednesday, December 31, 2008

hadits tentang sifat dan penghuni surga 8

Kata Ibnu Abbas :

Rasul SAW bersabda :
Penhuni surga terdiri dari orang-orang muda semua, bersih, halus,
tiada berambut selain kepala, alis dan kelopak mata, tinggi 60 hasta
seperti Nabi Adam as, usia 33 tahun sebaya Nabi Isa as,
kulit putih, pakaian hijau,

hidangan tersedia,burung menghadap dan berkata :
"Hai kekasih Allah, minumanku telaga salsabil, makananku buah-buahan surga, sayap
dan belahan tubuhku sari makanan, dan sebelah lagi sari gorengan lalu mereka makan
sepuasnya"

Monday, December 22, 2008

hadits tentang sifat dan penghuni surga 7

Nabi SAW bersabda :

Angkatan pertama penghuni surga bagi umatku
seperti bulan purnama.

Angkatan berikutnya seperti bintang langit yang
sangat terang

sedang angkatan selanjutnya sesuai dengan tingkat
mereka masing-masing.

Mereka tiada buang air besar dan air kecil, tidak
berludah dan tidak pula beringus, sisir rambut
mereka terbuat dari emas, ububnya kayu gaharu
harum, keringatnya misik, tubuhnya seperti Nabi
Adam as 60 hasta

Sunday, December 14, 2008

hadits tentang sifat dan penghuni surga 6

Kata Anas bin Malik :
Jibril berkunjung kepada Nabi SAW dengan cermin putih
berbintik hitam ditengahnya

Nabi SAW bertanya :
Hai Jibril, apa arti cermin itu ?

Jawabnya :
Ini hari jum'at, sedang titik hitam di tengahnya adalah
saat mustajabah dalam hari jum'at, semua itu diberikan
kepadamu dan umatmu. Adapun umat sebelummu
berada dibelakangmu.

Dalam hari jum'at, ada waktu/saat jika seorang mukmin
berdoa pasti dikabulkan doanya. Masyarakat kami
(malaikat) menyebutnya dengan "Hari tambahan"

Kata beliau :
Apa artinya yaumul muazid (hari tambahan itu) ?

Jawabnya :
Bahwasanya Tuhanmu membuat lembah di surga firdaus
di dalamnya terdapat anak bukit dari misik, setiap jumat
disiapkan mimbar-mimbar emas, permata, yaqut dan
zaharjad untuk para shiddiqin, para syuhada dan orang-
orang shaleh.

Para penghuni surga lainnya duduk dibelakang mereka
(yakni) di atas anak bukit menhadap dan memuji Allah.

Dia menyeru :
"Kalian mintalah kepadaKU"

Lalu terdengar doa mereka :
"Kami mohon keridlaanMU ya Allah"

FirmanNya :
Sungguh kami ridla pada kalian, dengannya Kuperkanankan
kalian menghuni rumahKU dan kemulyaanKU kepada kalian,
lalu Dia izinkan mereka memandang Dzat-Nya sehingga
bagi mereka tiada hari yang paling diharapkan, kecuali
hari jum'at terasa tambah lezat dan mulia bagi mereka

hadits tentang sifat dan penghuni surga 5

Rasul SAW bersabda :

Ketika penghuni surga masuk ke dalamnya dan
penghuni neraka masuk ke dalamnya,

lalu diserukan :
"Hai penghuni surga, Allah pasti memenuhi janjiNYA
bagi kalian "

Jawab mereka :
"Ya Tuhan, janji apakah itu ? Bukannya amal timbangan
kami telah dimenangkan, wajah kami putih bercahaya,
kami diperkenankan masuk surga dan dibebaskan dari
neraka ?"

Jawaban yang ada :
"Dia bukakan hijab, lalu pandangan mereka tertuju kepadaNYA

Sabda Nabi SAW:
Demi Dzat yang diriku di dalam kekuasaanNYA,
Belum pernah mereka memperoleh sesuatu (kenikmatan) yang
melebihi lezatnya memandang Dzat Allah SWT

Friday, December 12, 2008

hadits tentang sifat dan penghuni surga 4

Kata Abu Hurairah :

Demi Dzat yang mewahyukan Al Quran kepada nabi Muhammad SAW :

Bahwasanya penghuni surga setiap saat bertambah tampan/cantik-cakep,
berbeda dengan hidup didunia, bertambah umur
bertambah pula tuanya,
giginya ompong, pipinya peot, rambutnya dan nafasnya senin kamis

Thursday, December 11, 2008

hadits tentang sifat dan penghuni surga 3

Mujahid menyebutkan :

Dasar sorga (landasannya) adalah perak, debunya misik,
akar-akaran pohonnya adalah perak,
batang pohon/dahannya mutiara dan zabarjad,
daun dan buahnya sangat rendah,
makan buahnya dengan cara apa saja bisa, baik berdiri, duduk ataupun berbaring tidak sulit.

hadits tentang sifat dan penghuni surga 2

Kata Ibnu Abbas :

Di Sorga ada bidadari yang diciptakan empat macam :
Misik, ambar, kafur dan za'farun dan tebung/debu tanahnya dicampur air hidup,
setelah diciptakan lalu semuanya asyik kepadanya ,

Jika ia berludah dalam lautan pasti airnya berubah tawar, pada lehernya tertulis :
"Barang siapa menyintai aku agar menjadi istrinya,
maka berbaktilah kepada Tuhanku"

Tuesday, December 9, 2008

hadits tentang sifat dan penghuni surga 1

Dari Abu Hurairah :

Kami bertanya : Ya Rasul, sorga itu diciptakan dari apa ?

Jawab beliau : Dari air
lalu jelaskan bangunannya kepada kami

kata beliau : Dinding pertama emas, kedua perak dan lantainya
kasturi sangat harum, dasarnya za'faran, kerikilnya mutiara
dan yakut, Barang siapa yang memasukinya langsung lega
hatinya dan kekal tanpa batas pati, pakaiannya tidak mengenal
lapuk dan wajahnya tidak pernah mengalami perubahaan

----------------------------------------------------------------
Untuk melihat hadits tentang surga lainnya bisa dilihat pada
link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadits-surga

Friday, December 5, 2008

hadits tentang ikhlas 9

Diriwayatkan dari Imam Waki dari Sufyan Tsaur dan dari
seorang sahabat dari Mujahid,

Katanya : Seorang menghadap nabi SAW dan berkata :
Ya Rasul bahwasanya aku bersedekah karena allah tetapi
aku juga senang dipuji orang ( bahwa aku orang baik yang
suka beramal)

lalu turunlah ayat :

"Barangsapa takut kepada Tuhannya dan mengharap
pahala dariNYA
, maka lakukanlah amal baik dengan penuh
ikhlas
, jangan mempersekutukan seorangpun dalam beribadah
(beramal) kepada Tuhannya"
(Al Kahfi:110)

--------------------------------------------------------------

Untuk melihat semua arsip hadist bisa dilihat
pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
index-tentang-hadits-hadist.html



Untuk melihat hadist tentang ikhlas lainnya bisa dilihat pada
link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/
hadist-ikhlas

Thursday, December 4, 2008

hadits tentang ikhlas 8

Hadits dari riwayat Tsabit Al-Banani, Anas bin Malik


Nabi Saw bersabda :

Tahukah kamu siapa yang benar-benar mukmin ?
Mereka menjawab : Allah dan rasulnya lebih tahu.
Kata beliau : DIA yang tidak mati, hingga Allah mendengarkan
apa-apa yang ia sukai dan jika seseorang melakukan
amal/ibadah dalam rumah lipat 70 dan setiapnya
berpintu besi, pasti DIA memperlihatkannya, hingga masyarakat
menyebut-nyebut dan melebih-lebihkannya.

Ditanyakan kepada Rasul kenapa dilebih-lebihkannya ?
Beliau menjawab : Mukmin itu senang amalnya bertambah,

kemudian beliau bersabda:Tahukah kamu,
siapa yang lacut itu?

Mereka menjawab:Allah dan RasulNYA lebih tahu

kata beliau: DIA yang tidak mati, hingga Allah mendengarkan
apa-apa yang ia sukai dan jika seseorang berbuat durhaka
dalam rumah lipat 70dan setiapnya berpintu besi pasti Allah
perlihatkan pakaian jahatnya hingga masyarakat
mengolok-olok berlebih-lebihan.

Ditanya kepada beliau : kenapa dilebih-lebihkan ?
Beliau menjawab : Pelaku maksiat lebih senang meningkatkan
maksiatnya ?


Wednesday, December 3, 2008

hadits tentang ikhlas 7

Dalam hadits riwayat Abdullah bin Mubarrak

Rasul SAW bersabda :

Ketika amal seseorang yang dikira besar jumlahnya oleh para
malaikat dan mereka memujinya, ditunjukkan kepada Allah
maka Dia menolak dengan Firmannya :

"Kalian menyangka orang ini baik-baik, padahal sangat buruk,
amal ibadahnya tidak ikhlas untukKU, maka pantaslah
tempatnya di neraka Sijjin.

Dan sebaliknya, terjadi pula amal seseorang yang dikira kecil
nilainya oleh para malaikat, ternyata besar dipandangan Allah,
karena ikhlas niatnya maka sorga Illiyyinlah balasannya.

-----------------------------------------------------------------
Untuk melihat hadist/hadits tentang ikhlas bisa dilihat pada link
di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-ikhlas

Tuesday, December 2, 2008

hadist tentang ikhlas 6

Dari 'Ady bin Hatim,

Rasul bersabda :

Sekelompok manusia diperintah meninjau hari besok di hari kiamat,
hingga mereka menciumi bau harumnya,
dan melihat keindahan bangunannya
tetapi secara mendadak diusir,
disuruh menjauhinya karena mereka bukan ahlinya,
mereka sangat menyesal dan berkata :

Ya Tuhan, kenapa kami disuruh meninjau balasan (sorga) kekasihMU,
sedangkan balasanku adalah neraka ?

Allah berfirman :
Aku perlakukan demikian padamu, adalah sebagai balasanmu dahulu,
ditempat sepi kamu lakukan dosa-dosa besar,
tetapi di tengah-tengah mata umum
berlagak ahli ibadah, yang sangat tekun,
amal ibadahmu sekedar ingin pujian manusia,
tidak takut kepadaKU,
maka tiba saatnya sekarang kamu merasakan kepedihan
siksaanKU dan jauh dari SorgaKU.

Monday, December 1, 2008

hadist tentang ikhlas 5

Dari Abu Hurairah :

Nabi SAW bersabda :

Di Akhir zaman akan timbul golongan-golongan yang menghimpun harta dunia
dengan memperalat agama,
bersandang (wol) bulu domba,
bicaranya sangat menarik seperti manisnya madu
tetapi hatinya buas melebihi serigala.

Kelak mereka dimarahi oleh Allah,
DIA menguntuk merekea demikian
"Kalian berbuat sandiwara dan menentang kebesaranKU,
maka tunggulah saat AKU menimpakan fitnah/bala,
sampai membingungkan manusa yang berakal tenang"

------------------------------------------------------
Untuk melihat hadist tentang ikhlas lainnya bisa
dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/
label/hadist-ikhlas

Friday, November 28, 2008

hadist tentang ikhlas 4

Dari Abu Hurairah,

Nabi SAW bersabda :

Ketika Allah senang kepada seseorang,
Dia katakan kepada Jibril, agar jibrilpun menyenanginya,
lalu diserukan kepada segenap penghuni langit agar merekapun menyenanginya,
kemudian meratalah kasih-sayang penghuni bumi kepadanya.

Demikian pula ketika Allah marah kepada seseorang,
lalu Dia serukan kepada semua makhlukNya agar memahari/mengutuknya.

---------------------------------------------------------------------------
Untuk melihat hadist tentang ikhlas lainnya bisa dilihat pada link
di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-ikhlas


Thursday, November 27, 2008

hadist tentang ikhlas 3

Barang siapa merintis (meletakkan dasar) jalan kebaikan,
maka ia memperoleh pahala secara langsung dari perbuatannya,
disamping juga dari pihak orang yang mengikuti jejaknya,

demikian pula barangsiapa merintis jalan maksiat,
maka ia tertimpa siksa ganda (kejahatan sendiri dan orang yang menirunya)

Monday, November 24, 2008

hadist istri sholehah 11

Apabila semalaman ibu tidak tidur
dan
memelihara anaknya yang sakit,

maka
Allah memberinya pahala seperti memerdekakan 70 hamba dengan ikhlas
untuk membela agama Allah.

------------------------------------------------------------
Untuk melihat semua arsip hadist bisa dilihat
pada link di bawah ini :

hadist istri sholehah 10

Apabila telah lahir anak lalu disusui,
maka
bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan..

hadist istri sholehah 9

Apabila seseorang perempuan melahirkan anak,
keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

hadist istri sholehah 8

Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin,
maka
Allah mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah.

hadist istri sholehah 7

Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya,
maka
beristighfarlah para malaikat untuknya.

Allah mencatatkan baginya setiap hari dengan 1.000 kebajikan
dan
menghapuskan darinya 1.000 kejahatan.

--------------------------------------------------------------
Untuk melihat hadist tentang istri sholehah lainnya
bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/
label/hadist-istri-sholehah

hadist istri sholehah 6

Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya
akan tertutup pintu-pintu neraka
dan
terbuka pintu-pintu syurga.

Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.

hadist istri sholehah 5

Wanita yang taat akan suaminya,
semua ikan-ikan di laut, burung diudara, malaikat di langit, matahari
dan
bulan semua beristighfar baginya

selama dia taat kepada suami serta menjaga sembahyang dan puasanya.

-------------------------------------------------------------------------
Untuk melihat hadist tentang wanita sholehah bisa dilihat
pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/
hadist-wanita-sholehah

Untuk melihat hadist tentang istri sholehah bisa dilihat
pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/
hadist-istri-sholehah

hadist istri sholehah 4

Perempuan apabila sembahyang lima waktu,
puasa bulan Ramadhan,
memelihara kehormatannya
serta
taat akan suaminya
,

masuklah dia dari pintu syurga mana saja yang dikehendaki.

hadist istri sholehah 2

Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama,
maka
Allah memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya(10. 000 tahun).

hadist wanita sholehah 3

Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1.000 lelaki yang soleh.

---------------------------------------------------------------------------

Untuk melihat arsip semua hadist bisa
dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
index-tentang-hadits-hadist.html


Untuk melihat hadist tentang wanita sholehah lainnya
bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-wanita-sholehah

Untuk melihat hadist tentang istri sholehah bisa dilihat
pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-istri-sholehah

hadist wanita sholahah 2


Doa perempuan lebih makbul daripada lelaki
karena sifat penyayangnya yang lebih kuat daripada lelaki.


Ketika ditanya kepada Rasulullah akan hal tersebut,
jawab baginda, "Ibu lebih penyayang daripada bapak
dan
doa orangyang penyayang tidak akan sia-sia".

Sunday, November 23, 2008

hadist tentang ikhlas 2

Al-Faqih meriwatkan dengan sanadnya dari Abu Hurairah katanya

Nabi SAW bersabda :

Allah SWT berfirman : Aku tidak memerlukan sekutu ataupun amal yang syirik padaKU, barangsiapa melakukannya, maka terlepas dariKU (bukan urusanKU)

(hadist Qudsi)

hadist tentang ikhlas 1

Al-Faqih meriwayatkan dengan sanadnya dari Amr Maula Muthalib dari Ashim dan Muhammad Labied,

Nabi SAW bersabda :

Syirik kecil adalah suatu penyakit yang sangat berbahaya bagi kalian,

Lalu para sahabat bertanya, apakah syirik kecil itu ya rasul ?

Jawab beliau : Riya, besok di hari kiamat, Allah menyuruh mereka mencari pahala amalnya, kepada siapa tujuan amal mereka itu,

FirmanNYA : Carilah manusia yang waktu hidup didunia, kamu beramal tujuannya hanya untuk dipuji/disanjung oleh mereka, mintalah pahala kepada mereka itu

hadist tentang taubat 16

Zaid bin Wahb dari Abu Dzar ra katanya :

Ya RAsul, terangkan isi shuhuf Musa kepada kami,

Jawab beliau SAW : Enam kalimat, yaitu :

  1. KeheranankU terhadap orang yang menyakini neraka, kenapa sempat tertawa ?
  2. Menyakini adanya mati, kenapa sempat bersuka ria ?
  3. Menyakini adanya hisab amal, kenapa sempat berbuat jahat ?
  4. Beriman kepada takdir, kenapa bersusah payah ?
  5. Menyaksikan dunia itu bergolak, kenapa condong kepadanya ?
  6. Menyakini adanya sorga, tapi kenapa tidak memperbanyak amal shaleh ?
--------------------------------------------------------------

Untuk melihat arsip semua hadist
bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
index-tentang-hadits-hadist.html

hadist tentang taubat 15

Dari Abu hurairah ra,

Nabi SAW bersabda : Siapakah umutku termiskin ?
Mereka menjawab : Yang miskin harta dan banyak hutang,
sampai alat rumah tangganya habis terjual.

Rasul SAW menjelaskan bahwa muflis yaitu :
Orang yang datang (kelak dihari kiamat) dengan membawa
banyak amal lengkap shalat dan puasanya, tetapi pada akhirnya
(ia divonis) masuk ke neraka, karena bekal amal yang banyak
itu dibuat melunasi (tuntutan) orang yang dianiaya, dicaci maki,
dituduh dan lain-lain bahkan setelah amalnya habis padahal
pihak penuntut dibebankan kepadanya sebagai alat
pembayarnya, demekian seterusnya jika masih ada yang
menuntut balas.

--------------------------------------------------------------
untuk melihat hadist tentang taubat (1-10) bisa dilihat pada
link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-taubat

untuk melihat hadist tentang taubat (11-16) bisa dilihat pada
link di bawah ini:

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-taubat-a02

hadist tentang taubat 14

Dari Aisyah ra,

Rasul SAW bersabda :

Tiga suratan amal yaitu :

1. Yang diampuni Allah
2. Yang tidak diampuni Allah
3. Yang tidak tersia sedikitpun.

Sedang no 2 yang tidak diampuni ialah syirik

Friday, November 21, 2008

hadist tentang taubat 13

Dari Yazid Ar-Raqqasyi :

Abu Hurairah ketika berkutbah mengatakan :

Aku Dengar Rasul SAW Bersabda :

Di hari kiamat makhluk termulia adalah nabi Adam, baginya 3 perkara sebagai udzurnya, pernyataan Allah :

  1. Hai Adam jika para pendusta tidak dikutuk dan dibenci serta diancam siksa dan sudah ditetapkan manusia - jin menjadi isi neraka, pasti hari ini RahmatKU atas keturunanmu semuanya

  2. Hai Adam anak cucumu tidak disiksa dengan api neraka kecuali jika mereka dihidupkan kembali (di dunia) berkepala batu melakukan maksiat dan tidak bertaubat.

  3. Hai Adam, KU-angkat hakim (engkau) di antara anak-cucumu saksikan timbangan amal mereka

    "Barang siap lebih berat amalnya sekalipun sebesar semut hitam, pasti penghuni sorga dan mereka tidakdimasukkan neraka kecuali para penganiaya (orang dzalim)"
----------------------------------------------------------------

Untuk melihat hadits tentang taubat lainnya bisa dilihat pada
link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/
label/hadist-taubat

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/
label/hadist-taubat-a02

Wednesday, November 19, 2008

hadist tentang taubat 12

Dari Abu Hurairah :

Nabi SAW bersabda :

"Ketika seorang berbuat dosa,
lalu berkata : " Ya Allah, aku telah berdosa,
maka ampunilah aku".

JawabNya : "Hambaku ini menyadari adanya
Tuhan Pengampun dosa dan Penuntut dosa,
maka Aku memberinya ampunan"

------------------------------------------------
Untuk melihat hadist tentang taubat lainnya
bisa dilihat pada link di bawah ini :


Hadist tentang taubat (1-10)

Hadist tentang taubat (11-16)

Sunday, November 16, 2008

Matematika Sedekah

Matematika Sedekah

Oleh:
USTADZ YUSUF MANSUR


PENGANTAR

Sedekah bisa mendatangkan ampunan Allah, menghapus dosa dan menutup kesalahan dan keburukan. Sedekah bisa mendatangkan ridha Allah, dansedekah bisa mendatangkan kasih sayang dan bantuan Allah. Wuh, inilah sekian fadilah sedekah yang ditawarkan Allah bagi para
pelakunya.

Sebagaimana kita ketahui, hidup kita jadi susah, lantaran memang kita banyak betul dosanya. Dosa-dosa kita mengakibatkan kehidupan kita menjadi tertutup dari Kasih Sayangnya Allah. Kesalahan-kesalahan yang kita buat, baik terhadap Allah, maupun terhadap manusia, membuat kita terperangkap dalam lautan kesusahan yang sejatinya kita buat sendiri. Hidup kita pun banyak masalah. Lalu Allah datang menawarkan bantuan-Nya, menawarkan kasih sayang-Nya, menawarkan ridha-Nya terhadap ikhtiar kita, dan menawarkan ampunan-Nya. Tapi kepada siapa yang Allah bisa berikan ini semua? Kepada siapa yang mau bersedekah. Kepada yang mau membantu orang lain. Kepada yang mau peduli dan berbagi.

Kita memang susah. Tapi pasti ada yang lebih susah. Kita memang sulit, tapi pasti ada yang lebih sulit. Kita memang sedih, tapi barangkali ada yang lebih sedih. Terhadap mereka inilah Allah minta kita memperhatikan jika ingin diperhatikan.

Insya Allah, hari demi hari, saya akan menulis tentang sedekah, dan segala apa yang terkait dengan sedekah. Di website ini. Saudara yang melihat, Saudara yang membaca, Saudara yang bisa memetik hikmahnya,

Saya mempersilahkan membagi kepada sebanyak-banyaknya keluarga,kawan dan sahabat Saudara. Barangkali ada kebaikan bersama yang bias diambil. Di website ini pula, Saudara akan bisa Mengambil petikan hadits hari per hari dan ayat hari per hari, yang berkaitan dengan sedekah dan amaliyah terkait, dengan pembahasan singkatnya.

Di pembahasan-pembahasan tentang sedekah, saya akan banyak mendorong diri saya dan saudara, untuk melakukan sedekah, dengan mengemukakanfadilah-fadilah/keutamaannya. Insya Allah pembahasan akan sampaikepada Ihsan, Mahabbah, Ikhlas dan Ridha Allah. Apa yang tertulis,adalah untuk memotivasi supaya tumbuh keringanan dalam berbagi, kemauan dalam bersedekah. Sebab biar bagaimanapun, manusia adalah pedagang. Ia perlu dimotivasi untuk melakukan Akhirnya, mintalah doa kepada Allah, agar Allah terus menerus membukakan pintu ilmu, hikmah, taufiq dan hidayah-Nya hingga sampai kepada derajat “mukhlishiina lahuddien”, derajat orang-orang yang mengikhlaskan diri kepada Allah.


Matematika
Dasar Sedekah

Apa yang kita lihat dari matematika di bawah ini?

Ø 10 – 1 = 19

Ø Pertambahan ya? Bukan pengurangan?

Ø Kenapa matematikanya begitu?

Ø Matematika pengurangan darimana?

Ø Koq ketika dikurangi, hasilnya malah lebih besar?

Ø Kenapa bukan 10-1 = 9?

Inilah kiranya matematika sedekah. Dimana ketika kita memberi dari apa yang kita punya, Allah justru akan mengembalikan lebih banyak lagi. Matematika sedekah di atas, matematika sederhana yang diambil dari QS. 6: 160, dimana Allah menjanjikan balasan 10x lipat bagi mereka yang mau berbuat baik.

Jadi, ketika kita punya 10, lalu kita sedekahkan 1 di antara yang sepuluh itu, maka hasil akhirnya, bukan 9. Melainkan 19. Sebab yang satu yang kita keluarkan, dikembalikan Allah sepuluh kali lipat. Hasil akhir, atau jumlah akhir, bagi mereka yang mau bersedekah, tentu akan lebih banyak lagi, tergantung Kehendak Allah. Sebab Allah juga menjanjikan balasan berkali-kali lipat lebih dari sekedar sepuluh kali lipat. Dalam QS. 2: 261, Allah menjanjikan 700x lipat.

Tinggallah kita yang kemudian membuka mata, bahwa pengembalian Allah itu bentuknya apa? Bukalah mata hati, dan kembangkan ke-husnudzdzanan, atau positif thinking ke Allah. Bahwa Allah pasti
membalas dengan balasan yang pas buat kita.

Memberi Lebih Banyak, Menuai Lebih Banyak

Kita sudah belajar matematika dasar sedekah, dimana setiap kita bersedekah Allah menjanjikan minimal pengembalian sepuluh kali lipat (walaupun ada di ayat lain yg Allah menyatakan akan membayar 2x lipat). Atas dasar ini pula, kita coba bermain-main dengan matematika sedekah yang mengagumkan. Bahwa semakin banyak kita bersedekah, ternyata betul Allah akan semakin banyak juga memberikangantinya, memberikan pengambalian dari-Nya.

Coba lihat ilustrasi matematika berikut ini:

Pada pembahasan yang lalu, kita belajar: 10 - 1 = 19

Maka, ketemulah ilustrasi matematika ini:

  1. 10 - 2= 28
  2. 10 - 3= 37
  3. 10 - 4= 46
  4. 10 - 5= 55
  5. 10 - 6= 64
  6. 10 - 7= 73
  7. 10 - 8= 82
  8. 10 - 9= 91
  9. 10 - 10= 100

Menarik bukan? Lihat hasil akhirnya? Semakin banyak dan semakin banyak. Sekali lagi, semakin banyak bersedekah, semakin banyak penggantian dari Allah.

Mudah-mudahan Allah senantiasa memudahkan kita untuk bersedekah, meringankan langkah untuk bersedekah, dan membuat balasan Allah tidak terhalang sebab dosa dan kesalahan kita.

Sebagaimana kita ketahui, hidup kita jadi susah, lantaran memang kita banyak betul dosanya. Dosa-dosa kita mengakibatkan kehidupan kita menjadi tertutup dari Kasih Sayangnya Allah. Kesalahan- kesalahan yang kita buat, baik terhadap Allah, maupun terhadap manusia, membuat kita terperangkap dalam lautan kesusahan yang sejatinya kita buat sendiri. Hidup kita pun banyak masalah. Lalu Allah datang menawarkan bantuan-Nya, menawarkan kasih sayang-Nya,menawarkan ridha-Nya terhadap ikhtiar kita, dan menawarkan ampunan-Nya. Tapi kepada siapa yang Allah bisa berikan ini semua? Kepada siapa yang mau bersedekah. Kepada yang mau membantu orang lain. Kepada yang mau peduli dan berbagi.

Kita memang susah. Tapi pasti ada yang lebih susah. Kita memang sulit, tapi pasti ada yang lebih sulit. Kita memang sedih, tapi barangkali ada yang lebih sedih. Terhadap mereka inilah Allah minta kita memperhatikan jika ingin diperhatikan Insya Allah, hari demi hari, saya akan menulis tentang sedekah, dan segala apa yang terkait dengan sedekah. Di website ini. Saudara yang melihat, Saudara yang membaca, Saudara yang bisa memetik hikmahnya,

saya mempersilahkan membagi kepada sebanyak-banyaknya keluarga, kawan dan sahabat Saudara. Barangkali ada kebaikan bersama yang bias diambil. Di website ini pula, Saudara akan bisa mengambil petikan hadits hari per hari dan ayat hari per hari, yang berkaitan dengan sedekah dan amaliyah terkait, dengan pembahasan singkatnya. Di pembahasan-pembahasan tentang sedekah, saya akan banyak mendorong diri saya dan saudara, untuk melakukan sedekah, dengan mengemukakan fadilah-fadilah/keutamaannya. Insya Allah pembahasan akan sampai kepada Ihsan, Mahabbah, Ikhlas dan Ridha Allah. Apa yang tertulis, adalah untuk memotivasi supaya tumbuh keringanan dalam berbagi, kemauan dalam bersedekah. Sebab biar bagaimanapun, manusia adalah pedagang. Ia perlu dimotivasi untuk melakukan sebuah amal. Kepada Allah juga semuanya berpulang Akhirnya, mintalah doa kepada Allah, agar Allah terus menerus membukakan pintu ilmu, hikmah, taufiq dan hidayah-Nya hingga sampai kepada derajat “mukhlishiina lahuddien”, derajat orang-orang yang mengikhlaskan diri kepada Allah.

2.5 % Tidaklah Cukup

Saudaraku, barangkali sekarang ini zamannya minimalis. Sehingga ke sedekah juga hitung-hitungannya jadi minimalis. Angka yang biasa diangkat, 2,5%. Kita akan coba ilustrasikan, dengan perkalian sepuluh kali lipat, bahwa sedekah minimalis itu tidak punya pengaruh yang signifikan.

Contoh berikut ini, adalah contoh seorang karyawan yang punya gaji 1jt. Dia punya pengeluaran rutin sebesar 2jt. Kemudian dia bersedekah 2,5% dari penghasilan yang 1jt itu. Maka kita dapat perhitungannya sebagai berikut:

Sedekah: Sebesar 2,5%

2,5% dari 1.000.000 = 25.000

Maka, tercatat di atas kertas:

1.000.000 – 25.000 = 975.000

Tapi kita belajar, bahwa 975.000 bukan hasil akhir. Allah akan mengembalikan lagi yang 2,5% yang dia keluarkan sebanyak sepuluh kali lipat, atau sebesar 250.000. Sehingga dia bakal mendapatkan rizki min haitsu laa yahtasib (rizki tak terduga) sebesar:

975.000 + 250.000 = 1.225.000

Lihat, “hasil akhir” dari perhitungan sedekah 2,5% dari 1jt, “hanya” jadi Rp. 1.225.000,-. Masih jauh dari pengeluaran dia yang sebesar Rp. 2jt. Boleh dibilang secara bercanda, bahwa jika dia sedekahnya “hanya” 2,5%, dia masih akan keringetan untuk mencari sisa 775.000 untuk menutupi kebutuhannya.

Coba Sedekah 10 %

Saudara sudah belajar, bahwa sedekah 2,5% itu tidaklah cukup. Ketika diterapkan dalam kasus seorang karyawan yang memiliki gaji 1jt dan pengeluarannya 2jt, maka dia hanya mendapatkan pertambahan 250rb, yang merupakan perkalian sedekah 2,5% dari 1jt, dikalikan sepuluh. Sehingga “skor” akhir, pendapatan dia hanya berubah menjadi Rp. 1.225.000. Masih cukup jauh dari kebutuhan dia yang 2jt.

Sekarang kita coba terapkan ilustrasi berbeda. Ilustrasi sedekah 10%.

Sedekah: Sebesar 10% 10% dari 1.000.000 = 100.000 Maka, tercatat di atas kertas: 1.000.000 – 100.000 = 900.000

Kita lihat, memang kurangnya semakin banyak, dibandingkan dengan kita bersedekah 2,5%. Tapi kita belajar, bahwa 900.000 itu bukanlah hasil akhir. Allah akan mengembalikan lagi yang 2,5% yang dia keluarkan sebanyak sepuluh kali lipat, atau dikembalikan sebesar 1.000.000. Sehingga dia bakal mendapatkan rizki min haitsu laa yahtasib (rizki tak terduga) sebesar: 900.000 + 1.000.000 = 1.900.000

Dengan perhitungan ini, dia “berhasil” mengubah penghasilannya, menjadi mendekati angka pengeluaran yang 2jt nya. Dia cukup butuh 100rb tambahan lagi, yang barangkali Allah yang akan menggenapkan.

2.5 ITU CUKUP, KALAU …

Setiap perbuatan, pasti ada balasannya. Dan satu hal yang saya kagumi dari matematika Allah, bahwa Spiritual Values, ternyatab selalu punya keterkaitan dengan Economic Values. Kita akan bahas pelan-pelan sisi ini, sampe kepada pemahaman yang mengagumkan tentang kebenaran janji Allah tentang perbuatan baik dan perbuatan buruk.

Kita sedang membicarakan bahwa sedekah 2,5% itu tidaklah cukup. Mestinya, begitu saya ajukan dalam tulisan terdahulu, sedekah kita, haruslah minimal 10%. Dengan bersedekah 10%, insya Allah kebutuhan-kebutuhan kita, yang memang kita hidup di dunia pasti punya kebutuhan, akan tercukupi.

Dari ilustrasi di dua tulisan terdahulu, saya memaparkan bahwa ketika seorang karyawan bersedekah 2,5% dari gajinya yang 1jt, maka “pertambahannya” menjadi Rp. 1.225.000. Yakni didapat dari Rp.975.000, sebagai uang tercatat setelah dipotong sedekah, ditambah dengan pengembalian sepuluh kali lipat dari Allah dari 2,5% nya. Bila sedekah 2,5% ini yang dia tempuh, sedangkan dia punya pengeluaran 2jt, maka kekurangannya teramat jauh. Dia masih butuh Rp. 775.000,-. Maka kemudian saya mengajukan agar kita bersedekah jangan 2,5%, tapi lebihkan. Misalnya 10%.

Saudaraku, ada pernyataan menarik dari guru-guru sedekah, bahwa katanya, sedekah kita yang 2,5% itu sebenarnya tetap akan mencukupi kebutuhan-kebutuhan kita, di dunia ini, maupun kebutuhan yang lebih hebat lagi di akhirat, kalau kita bagus dalam amaliyah lain selain sedekah. Misalnya, bagus dalam mengerjakan shalat. Shalat dilakukan selalu berjamaah. Shalat dilakukan dengan menambah sunnah-sunnahnya; qabliyah ba’diyah, hajat, dhuha, tahajjud. Bagus juga dalam hubungan dengan orang tua, dengan keluarga, dengan tetangga, dengan kawan sekerja, kawan usaha. Terus, kita punya maksiat sedikit, keburukan sedikit. Bila ini yang terjadi, maka insya Allah, cukuplah kita akan segala hajat kita. Allah akan menambah poin demi poin dari apa yang kita lakukan.

Hanya sayangnya, kita-kita ini justru orang yang sedikit beramal, dan banyak maksiatnya. Jadilah kita orang-orang yang merugi. Skor akhir yang sebenernya sudah bertambah, dengan sedekah 2,5% itu, malah harus melorot, harus tekor, sebab kita tidak menjaga diri. Perbuatan buruk kita, memakan perbuatan baik kita. Tambahi terus amaliyah kita, dan kurangi terus maksiat kita Kalikan Dari Target Supaya Beroleh Lebih.

Saudaraku, ini menyambung tiga tulisan terdahulu. Kasusnya, tetap sama: Seorang karyawan dengan gaji 1jt, yang punya pengeluaran 2jt. Bila karyawan tersebut mau hidup tidak pas-pasan, dan mau dicukupkan Allah, dia harus menjaga dirinya dari keburukan, dan terus memacu dirinya dengan berbuat kebaikan dan kebaikan. Kemudian, lakukan sedekah 10% bukan dari gajinya, melainkan dari pengeluarannya.

Kita lihat ya…

Sedekah 10% dari 2jt (bukan dari gajinya yang 1jt), maka akan didapat angka sedekah sebesar Rp. 200rb. Gaji pokok sebesar 1jt, dikurang 200rb, menjadi tinggal 800rb. Lihat, angka tercatatnya tambah mengecil, menjadi tinggal 800.000.

Tapi di sinilah misteri sedekah yang ajaib. Yang 200rb yang disedekahkan, akan dikembalikan sepuluh kali lipat oleh Allah, atau menjadi 2jt. sehingga skor akhirnya bukan 800rb, melainkan 2,8jt.

Dengan perhitungan di atas, kebutuhannya yang 2jt, malah terlampaui. Dia lebih 800rb. Subhanallah. Apalagi kalau kemudian dia betul-betul mau memelihara diri dari maksiat dan dosa, dan mempertahankan perbuatan baik, maka lompatan besar akan terjadi dalam hidupnya. Sebuah perubahan besar, sungguh-sungguh akan terjadi. Baik kemuliaan hidup, kejayaan, kekayaan, hingga keberkahan dan ketenangan hidup. Sekali lagi, subhanallah.

Sumber = www.wisatahati.com

Friday, November 14, 2008

Guru Mursyid Silsilah TQN Suryalaya ke 8

Untuk melihat artikel-artikel tentang
Guru Muryid TQN Suryalaya lainnya
bisa dlihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com
/search/label/suryalaya-guru-muryid

----------------------------------------

SAYYIDINA MUSA AL-KADHIM RA

SANG PENCINTA PERSAHABATAN


Rahmat Allah swt yang ditebarkan ke seantero dunia sangatlah luas, keluasan rahmat Allah swt tidak hanya memenuhi kebutuhan orang yang beriman saja, tetapi orang yang ingkar atas aturannyapun turut menikmatinya.Tinggal bagaimana kita mencari cara untuk dapat menggapai dan mensyukurinya.

Syekh Junaidi al-Bagdadi ra,

beliau menuturkan Rahmat Allah swt akan turun kepada orang dalam tiga hal.

1. rahmat Allah swt akan turun ketika orang menggunakan telinganya untuk mendengar tetapi tidak mendengarkan sesuatu kecuali hal yang benar menurut ajaran agama dan ketika berbicara dengan hati yang tidak terputus mengingat Allah swt (dzikrullah).

2. ketika sedang makan, tetapi tidak makan kecuali sesuai kebutuhan.

3. Ketiga, ketika mendapatkan ilmu tentang sifat-sifat para wali (dalam hal kondisi, hal ikhwal dan kedudukan mereka).

Dalam ibroh kali ini, Sayyidana Musa Al-Kadim ra yang kita telusuri kifrah perjuangan dan keluasan ilmunya, dengan harapan kita dapat menjadikan suri tauladan dan rahmat Allah swt dapat kita raih didunia dan akhirat.

Nama lengkapnya adalah Musa ra bin Ja’far al-Shodik ra bin Muhammad Baqir ra bin Ali Jaenal Abidin ra bin Husyen ra bin Sayyidina Ali bin Abitholib buah pernikahannya denga Siti Fatimah putrid tercinta Rasulullah saw. Dalam silsilah Thoriqot Qodiriyah Naqsabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya beliau merupakan silsilah kedelapan.

Dalam keseharian Beliau lebih dikenal dengan Nama Sayyidina Musa al-Kadim, nama ujung beliau al-Kadim adalah merupakan gelar yang diberikan kepadanya karena beliau sangat mashur dapat menahan diri dari marah, dengan kata lain al-kadim berarti seseorang yang selalu dapat mengendalikan dirinya dari rasa marah.

Kemampuannya dalam mengendalikan diri, membuat beliau sangat dicintai setiap orang sekalipun yang bersebrangan dengannya. Beliau lahir pada tahun 128 Hijriyah sebagaian ahli sejarah menyatakan beliau lahir di Irak dan sebagiannya lagi menyatakan beliau lahir di Madinah kemudian pindah ke Irak. Kearifan ilmunya menjadikan beliau Guru Mursyid yang sangat berpengaruh dan menjadi panutan umat.

Diantara pesan beliau yang teramat mashur,adalah.

“Jika Kamu Bersahabat dengan seseorang, orang itu sangat patuh dan mengikutimu, tiba-tiba berpaling dan sangat membencimu. Maka koreksilah hatimu (sudah benarkah dzikirnya) dan kendalikanlah napsumu, karena semuanya bersumber dari itu, jangan menyalahkan orang lain”.

Seandainya setiap orang telah mampu mengoreksi kelemahan diri sendiri, tentu akan mudah untuk membina persaudaraan dan persahabatan. Kenyataan dalam kehidupan orang kebanyakan, sangat mudah melihat dan mengoreksi kelemahan orang lain, yang di koreksipun tidak sadar diri ujungnya sudah dapat dipastikan perpecahan. Dalam hal membina persahaban Sayyidina Musa al-Kadim ra patut dijadikan teladan.

Janganlah kamu sekalian berpaling dari thorikot sehingga kamu sekalian tetap dan istyiqomah menjalankannya, demikian salah satu pesan beliau yang lainnya.

Kesalihan perangai dan eramahan sikapnya terpancar dari sosok yang tidak pernah menyia-nyiakan ibadah sekalipun sunat hukumnya, istiqomah bermujahadah dan tidak terputus sholat malamnya. Pada tahun 163 Hijriyah beliau berpulang kerahmatullah dalam usia 35 tahun dengan meninggalkan ibrah yang mesti diteladani murid-muridnya.

Memuliakan guru dengan mengikuti amaliahnya, merupakan sesuatu yang harus dilakukan oleh setiap murid, sebagaimana Rasulullah saw bersabda yang artinya. “tidaklah anak muda (Murid) memuliakan Guru karena umurnya, kecuali Allah swt akan mentaqdirkannya di usia tuanya di muliakan orang lain ( sebagai balasan amalnya)”. Hr. Al-Tirmidzi ra.

Jika kita ingin diakui sebagai murid yang baik maka laksanakanlah amaliahnya karena, awal setiap perpisahan adalah karena adanya pelanggaran, yakni orang yang melanggar gurunya sehingga tidak tetaplagi dalam thoriqot gurunya dan hububgan keduanya menjadi terputus walaupun keduanya berada dalam satu tanah. Demikian di katakana Syekh Abu Ali Ad-Daqoq ra. Semoga bermanpaat. Rbth


Sumber = Tabloid Robithoh
Sumber lainnya = http://atus165.blog.com

--------------------------------------------------------------
Untuk melihat artikel-artikel tentang dzikir TQN Pondok
Pesantren Suryalaya
bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/

index-artikel-artikel-tentang-dzikir.html



Guru Mursyid Silsilah TQN Suryalaya ke 10

SYEKH ABDUL HASAN ALI BIN MUSA RA

MENJAGA KEHORMATAN PARA GURU

Menelusuri kiprah ulama arif billah tidak akan merasa bosan, bahkan sikapnya yang bijak dan kemurnian hati menjaga kehormatan guru patut ditiru bagi kita yang sedang menelusuri perjalanan agar dapat mencapai tujuan akhir, dapat memasuki pintu-pintu surga Allah swt dan bertemu dengan pemiliknya.

Salah satu alim yang arif billah adalah Abdul Hasan bin Musa ra, beliau silsilah ke sepuluh TQN pondok pesantren Suryalaya, sosok yang sangat rajin dalam beribadah, sangat terkenal kejujuran dan ketegasannya dalam menegakan syariat agama, beliau juga senantiasa mengingat Allah swt dalam segala keadaan dan suasana.

Beliau juga sangat memuliakan setiap orang yang memberi pengetahuan terhadapnya, dan beliau sangat menjaga perasaan gurunya. Bijak dalam memberikan pengetahuan terhadap sesama, mudah dipahami, dan tidak pernah menceritakan kelemahan murid-muridnya. Perasaannya sangat peka terhadap segala urusan kemasyarakatan, terhadap segala persoalan yang ada, senantiasa memberikan solusi yang mudah untuk di kerjakan sekalipun oleh orang dengan tingkat pengetahuan yang standar.

Tidak ada penjelasan yang pasti dalam literatur yang dimiliki penulis tentang tempat kelahiran dan tahun lahirnya, tentang kapan wafat dan di mana beliau di makamkan. Jika ada di antara pembaca yang mengetahuinya sangat bijak jika dikomparasikan untuk penulisan sejarah yang lebih maksimal.

Menjaga hati para guru adalah suatu kemestian yang harus di laksanakan setiap pencari ilmu.

Ingatlah salah satu pesan dari Sulthon Aulia Syekh Abdul Qodir Zaelani qs kepada putranya Syekh Abdul Rozak ra.

“Wahai anakku, semoga Allah melimpahkan taufik dan hidayah-Nya kepadamu dan segenap kaum muslimin.

Wahai anakku, bertakwalah kepada Allah, pegang sara, laksanakan, dan pelihara batas-batasnya.

Ketahuilah bahwa thoriqotku dibangun berdasarkan al-Qur’an dan Sunah Rasulullah saw.

Hendaklah kamu berjiwa bersih, dermawan, murah hati dan suka memberi pertolongan kepada orang lain dengan jalan kebaikan.

Jangan keras hati atau berlaku tidak sopan.

Sebaiknya kamu bersikap sabar dan tabah menghadapi segala ujian dan cobaan.

Hendaklah kamu mengampuni kesalahan orang lain dan bersikap hormat pada sesama ikhwan dan semua fakir miskin.

Pelihara olehmu kehormatan para guru, dan berbuat baiklah kepada orang lain, berilah nasihat yang baik kepada orang-orang besar tingkat kedudukannya, demikian juga bagi masyarakat kecil.

Jangan suka berbantah-bantahan dengan orang lain kecuali dalam masalah agama”.

Syekh Abdul Hasan bin Musa ra adalah sosok hamba Allah swt yang patuh terhadap segala titah gurunya. Kepatuhan adalah merupakan salah satu indikasi dari menjaga kehormatan guru. Di dalam al-Qur’an dikisahkan bagaimana perjalanan Nabi Musa as yang hampir gagal mengikuti Nabi Khidir as karena hal kecil yang menjadi ganjalan.

Dapat di baca dalam surat al-kahfi ayat 66 sampai 82. Ketika Nabi Musa as, memohon kepada Nabi khidir as untuk memberikan ilmu dan memberi izin mengikuti perjalanannya. Nabi khidir berujar. “Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sanggup sabar bersamaku. Jika kamu mengikutiku. Maka janganlah kamu menanyakan tentang sesuatu apa pun, sampai aku sendiri menerangkannya kepadamu”.

Nabi Musa as menyanggupi persyaratan yang diajukan kepadanya. Di perjalanan keduanya menemukan perahu, Nabi khidir as melubanginya, Nabi Musa as angkat bicara, kenapa kamu melubangi perahu-perahu itu nanti penumpangnya bisa tenggelam karena ulah kamu. Nabi Khidir berkata, Bukankah aku sudah bilang kamu tidak akan bisa bersabar mengikutiku. Nabi Mus as pun memohon maaf atas kekhilapannya, perjalanan pun dilanjutkan.

Di perjalanan berikutnya keduanya bertemu seorang anak kecil, maka Nabi Khidir as membunuhnya. Melihat kejadian itu Nabi Musa as langsung berkata, kenapa kamu membunuh jiwa yang bersih, bukankah itu perbuatan dosa besar. Bukankah sudah kukatakan kamu takkan bisa sabar mengikutiku, Nabi khidir as mengulangi peringatannya terdahulu. Nabi Musa as berjanji jika setelah kali kedua bertanya lagi siap untuk tidak di izinkan untuk mengikuti perjalanan berikutnya.

Keduanya melihat bangunan yang porak-poranda, kemudian Nabi khidir as memperbaikinya sampai selesai. Setelah selesai, Nabi Khidir as menjelaskan sikapnya di perjalanan tadi yang membuat Nabi Musa as tidak mematuhinya. Aku merusak perahu-perahu itu karena di kejauhan ada perompak, mereka tidak pernah merompak perahu yang jelek, perbuatan aku tadi sebenarnya untuk menyelamatkan orang miskin dengan perahunya itu.

Kenapa aku membunuh anak kecil itu, karena kedua orang tuanya mukmin yang patuh, sementara anak ini dapat menjadikan keduanya sesat dan kafir, aku mengharapkan dikemudikan hari lahir anak-anak yang menyelamatkan kedua orang tuanya itu.

Rumah yang aku perbaiki adalah rumah anak yatim yang orang tuanya menyimpan kekayaan di rumah itu untuk bekal masa depannya. Dengan hidayah Allah swt, Nabi Musa as dapat memahami kejadian dan menambah pengetahuinya.

Kepatuhan adalah modal keberhasilan, mengikuti guru ikutilah apa-apa yang menjadi ketetapannya, Syekh Abdul Hasan ra adalah contoh ulama teladan, kepribadiannya harus kita jadikan ibrah, semoga kita dapat mengikutinya. Wallau’alam.Athoez/Rbth

Sumber = Tabloid Robithoh



Guru Mursyid Silsilah TQN Suryalaya ke 11


Ma'ruf Al-karkhi

IKHLAS MENERIMA NASIHAT


Ma'ruf al-karkhi, salah satu ulama yang terkenal dengan kelembutan akhlak dan sistem pengajarannya. Dari keteladanannya melahirkan ribuan ulama sufi, bagaikan air tetap mengalir menyuburkan padang tandus, kiprahnya abadi dikenang sepanjang zaman.

Siapa sangka bahwa beliau lahir dari keluarga Nasrani yang konsisten, beliau lahir di desa al-Karkhi daerah bagdad bagian barat, daerah yang terkenal dengan peristiwa-peristiwa berdarah di masa Bani Bawaih. A-Karkhi kemudian menjadi gelarnya. Beliau bernama asli Abu Makhfuzh Ma'ruf bin Fairuz al-Karkhi r.a. Hidup dalam bimbingan kasih sayang Syekh Abdul HasanAli bin Musa Arrida r.a, dikemudian hari beliau menggantikan kemursyidannya.

Suatu ketika orang tuanya menitipkan Ma'ruf kecil kepada seorang pendeta untuk dididik masalah keyakinan anaknya.

Sang Pendeta berkata : "Katakanlah bahwa Allah tuhan ketiga dari trinitas", Ma'ruf menjawab bahwa Tuhan itu bukan tiga tetapi satu.
Pendeta pun marah lalu memukul Ma'ruf dengan pukulan yang menyakitkan sehingga melarikan diri. Dalam keadaan bimbang kedua orang tuanya mencar ke sana kemari tetapi tidak menemukan anak kesayangannya. Karena lelah mencari, keduanya pulang ke rumah dengan kehampaan. Sesampai di rumah keduanya berjanji jika ma'ruf pulang, apapun agama yang dianutnya keduanya akan mengikuti.

Lelah dan lapar, begitulah yang dirasakan ma'ruf dalam pelariannya. Beliau tempuh risiko apapun demi apapun demi keyakinannya bahwa Tuhan hanyalah satu, sungguh suatu keyakinan yang patut dicontoh. Hidayah mempertemukan Ma'ruf dengan Syekh Abdul Hasan Ali bin Musa Arrido r.a, salah seorang Guru Mursyid. Dibawanyalah Ma'ruf, dibimbing dan dibinanya, di hadapan beliaulah Ma'ruf mengucapkan dua kalimat syahadat, keyakinannya terhadap islam semakin bulat di bawah pembinaannya.

Nyaris putus harapan kedua orang tua Ma'ruf, bertahun-tahun sudah anak semata wayangnya belum juga dapat ditemukan.

Dalam keheningan, pintu bergetar karena ada yang mengetuk dari luar seraya mengucapkan salam,
Fairuz sang bapak terperanjat sembari setengah berteriak, "Siapa diluar ?" Tanyanya.
"AkuMa'ruf!" terdengar sahutan dari luar.
"Dengan agama apa kamu datang ?","Agama islam"
Pintu pun dibuka kedua orangtuanya dalam keadaan suka cita karena kembalinya si anak hilang yang selami ini dirindukan, kini kembali dengan wajah gagah dan pengetahuan agama yang sangat tinggi, keduanya pun masuk menyatakan masuk islam dihadapan putera tercintanya dengan membacakan dua kalimat syahadat.

Kesalehan Syekh Ma'ruf Al-Karkhi r.a, tidak perlu diragukan lagi, diakui oleh murid-muridnya,s sebut saja Syekh Sirri Assaqoti r.a, bahkan diakui di kalangan yang anti-islam pun, nama beliau jadi bahan pujian. Di antara pola dakwah yang beliau tempuh, tidak suka dengan muzadalah. Jika ada perbedaan beliau selalu toleran dan tidak pernah memaksakan pendapat pribadinya untuk diikuti orang lain, tidak merasa benar sendiri.

Diantara pesan beliau adalah,

Jika Allah menghendaki seseorang menjadi baik, maka akan dibukakan pintu semangat beramal dan dikunci rapat-rapat pintu muzadalah (berbantah-bantahan),

Jika Allah akan menjadikan seseorang jelek dan rugi disisinya, maka akan dikunci pintu semangat beramal dan disibukkan dengan perbedaan pendapat tanpa ujung.

Muhammad bin Al-Husin r.a berkata. Saya mendengar ayahku berkata bahwa beliau melihat Syekh Ma'ruf al-Karkhi r.a dalam mimpi , lalu beliau tanyakan kepadanya,

"Apa yang dilakukan Allah kepadamu ?"
Jawabnya, "Allah telah mengampuniku",
tanya beliau lagi, "Apa karena zuhud dan waramu ?"
Jawabnya, "Tidak, hal itu karena keikhlasanku menerima nasehat dari Ibnu Sammak r.a, menolong orang miskin dan cintaku kepada mereka

Syekh Sirri As-Saqoti r.a, menceritakan nasihat yang disampaikan Ibnu sammak r.a. yang diceritakan Syekh Ma'ruf al-Karkhi kepadanya. "Ketika beliau melewati kota Kuffah, Syekh Ma'ruf al-Karkhi kepadanya. "Ketika beliau melewati kota Kuffah, Syekh Ma'ruf mendengarkan Ibnu Sammak r.a yang sedang memberikan nasihat kepada orang disekelilingnya.
Diantara ucapannya:

Barangsiapa yang berpaling dari Allah secara keseluruhan, maka Allah pun akan berpaling darinya secara keseluruhan.

Barangsiapa yang menghadap Allah dengan hatinya, maka Allah akan menghadap kepadanya dengan rahmatnya serta menundukkan seluruh makhluk di hadapannya.

Barang siapa yang menghadap Allah sekali-sekali maka Allah akan memberi rahmat sekali-kali juga"


Semoga kita dapat mengikuti jejak Syekh Ma'ruf al-Karkhi dalam keikhlasan menerima nasehat.
Beliau Guru Mursyid silsilah kesebelas TQN PP. Suryalaya. Beliau wafat pada tahun 200H/815M dimakamkan di Baghdad.Wallahu a'lam

Sumber = Tabloid Robithoh edisi Agustus 2008

hadist tentang suami sholeh

"Barangsapa menggembirakan hati seorang wanita (istri),"

Kata Rasullah SAW, " Seakan-akan menangis karena takut kepada Allah

Barangsapa menangis karena takut kepada Allah,
maka
Allah mengharamkan tubuhnya dari neraka.

------------------------------------------------------

Untuk melihat arsip semua hadist bisa
dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
index-tentang-hadits-hadist.html

Wednesday, November 12, 2008

Untaian Mutiara Suryalaya

UNTAIAN MUTIARA

Jangan membenci kepada ulama yang sejaman

Jangan menyalahkan kepada pengajaran orang lain

Jangan memeriksa murid orang lain

Jangan mengubah sikap walau disakiti orang

Harus menyayangi orang yang membenci kepadamu

Tuesday, November 11, 2008

hadist tentang taubat 11

Nabi SAW bersabda :

Binasalah orang yang menunda-nunda
(yaitu) yang selalu mengatakan :

Besok, besok aku akan bertaubat.

Monday, November 10, 2008

hadist tentang taubat 10

Nabi SAW bersabda :

Bahwasannya aku ber-Istighfar dan bertaubat (tiada kurang dari)
100x setiap harinya

--------------------------------------------------------------------

Untuk melihat hadist/hadits tentang taubat lainnya bisa di lihat
di link berikut ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-taubat

Untuk melihat arsip semua hadist bisa dilihat pada link
di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
index-tentang-hadits-hadist.html

hadist tentang taubat 9

Dari Abu Hurairah ra,

Rasul SAW bersabda :

Taubat siang malam menyeru dari Udara :

Barang siapa menerima aku, pasti selamat dari adzab,
hal itu sepanjang tahun sampai matahari terbit dari barat
(hari kiamat)
dan saat itu ia diangkat

hadist tentang taubat 8

Dari Ibnu Abas ra. katanya :

Seseorang yang bertaubat dan diterima oleh Allah,
maka
malaikat pencatat amal menghapus (melupakan)
perbuatan yang sudah ditulis atas izin Allah,
termasuk anggota badanpun juga lupa,
bumi melupakannya,
semua itu tiada ingatan untuk memberi kesaksian di
hari kiamat atau perbuatan dosa yang pernah dilakukan.

Thursday, November 6, 2008

hadist tentang taubat 7

Rasul SAW bersabda :

Barangsiapa yang menghina seorang mukmin akibat dosanya,
maka
berarti sama dengan melakukan dosa tersebut
dan
pantaslah jika ia terjerumus ke dalamnya.


Bahkan lebih dari itu, pasti ia sendiri
akan melakukannya sebelum mati,
dan
terasa malu akibat dosa tersebut,
(rahasianya) diketahui oleh masyarakatnya



Tuesday, November 4, 2008

hadist tentang taubat 6

Nabi SAW bersabda :

Orang yang istighfar hanya dimulutnya saja,
sedang perbuatan dosanya tetap dilakukan,
maka
tidak ada bedanya dengan orang yang main-main (senda-gurau) dengan Tuhan

hadist tentang taubat 5

Dari Shafwan bin 'Assal Al-Muradi,

Nabi SAW bersabda :

Di (Bumi) belahan barat Allah membuat pintu besar untuk taubat,
lebar kira-kira 70 atau 40 tahun perjalananan,
selamanya terbuka hingga matahari terbit dari barat (hari kiamat)

------------------------------------------------------------------------

Untuk melihat hadist tentang taubat (1-10) bisa dilihat pada link
dibawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-taubat


Untuk melihat hadist tentang taubat (11-16) bisa dilihat pada link
di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-taubat-a02

Monday, November 3, 2008

hadist tentang taubat 4

Nabi SAW bersabda :

Malaikat di kanan (Raqib) peranannya lebih tinggi
dari yang di kiri ('Atid),

(terbukti) ketika seseorang melakukan kebaikan ia tulis 10 kebaikan,
tetapi
ketika berbuat jahat, lalu akan ditulis (oleh 'Atid)

maka Raqib menegurnya :

" Tunggu dulu kira-kira 6 atau 7 jam, jika ia beristighfar,
maka tidak ditulis, tetapi jika tidak, maka ditulis satu keburukan

hadist tentang taubat 3

Rasul SAW bersaba :

Tiada seorang berbuat dosa,
kemudian
(menyesali perbuatannya) dengan berwudlu sesempurnanya,
lalu
shalat 2 rakaat dan istighfar,
kecuali diampuni dosanya oleh Allah



Friday, October 31, 2008

hadist tentang shalat 5 waktu - 17

Nabi SAW bersabda :

Umatku adalah umat yang dirahmati,
Allah melenyapkan balak dari mereka
karena keikhlasan dan doa mereka,
serta
shalat dan orang-orang lemah dari mereka

(HR. Khalf Khalifah dari Abu Laits)

------------------------------------------------
Untuk melihat waktu shalat untuk jakarta
(waktu shalat jakarta) yang terupdate setiap
hari bisa dilihat pada kanan atas.


Untuk melihat hadist tentang sholat 5 waktu (1-10)
bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/
hadist-sholat-5-waktu

Untuk melihat hadist tentang sholat 5 waktu (11-15)
bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/
label/hadist-sholat-5-waktu-a02


Untuk melihat arsip semua hadist bisa dilihat
pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
index-tentang-hadits-hadist.html

hadist tentang shalat 5 waktu - 16

Tiga kehormatan bagi pelaku shalat, yaitu :
  1. Taburan rahmat Allah mulai kepala sampai langit
  2. Dikelilingi malaikat mulai dari bawah tapak kaki sampai langit
  3. Seruan para Malaikat :
    Seandainya orang itu tahu kepada siapa ia bermunajat, pasti tidak rela berpisah (menghentikan dengan shalatnya


hadist tentang shalat 5 waktu - 15

Orang yang melakukan shalat 2 rakaat, dengan khusyu,
menghadap kepada Allah dengan sepenuh hatinya,
pasti dosa-dosanya diampuni (keluar)
seperti baru lahir dari kandungan ibunya

Wednesday, October 29, 2008

hadist tentang sholat 5 waktu - 14

Tiada karunia terbaik bagi manusia,
dibandingkan
dengan taufik melakukan shalat (sunnah) 2 rakaat

hadist tentang shalat 5 waktu - 13

Berdoa di saat selamat sejahtera (tiada bala)
berarti
berlindung kepada Allah dari turunnya balak (tolak bala),
sehingga
di waktu tertimpa musibah sudah bersandar kuat

(Hasan Bashry)


Catatan = doa yang paling ampuh adalah shalat

Tuesday, October 28, 2008

hadist tentang sholat 5 waktu - 12

Orang yang gegabah/melupakan shalat fardlu 5 waktu dengan
berjamaah, pasti diancam 12 siksa (penderitaan), yaitu :
Masing-masing 3 didunia, saat maut, di dalam kubur dan
di hari kiamat

Sedang perinciannya adalah sebagai berikut :

Penderitaan di dunia
  1. Pekerjaan dan rizki selalu kurang (tidak berkah)
  2. Amalnya tertolak (tidak diterima)
  3. Bukti kebaikan di mukannya lenya (tidak ada),
    dari itu dibenci masyarakatnya
Saat menjelang maut, yaitu :
  1. Nyawa keluar (dicabut) dalam keadaan dahaga
  2. lapar
  3. Mencabutnya dengan kekerasan (sekerasnya)
Di Dalam kubur
  1. Pertanyaan (Munkar-Nakir) dengan bentakan keras,
    sanggup melupakan jawaban/janji bingung
  2. Gelap kuburnya
  3. Lagi sempit, menjepit kuburnya
Di Hari kiamat, yaitu :
  1. Berat tanggungan hisabnya
  2. Dimarahi Allah
  3. Disiksa api neraka
---------------------------------------------------------------
Untuk melihat waktu sholat jakarta yang paling update setiap
hari, bisa dilihat pada kanan atas.

Untuk melihat hadist tentang sholat (1-10) bisa dilihat pada
link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/
hadist-sholat-waktu

Untuk melihat hadist tentang sholat (11-17) bisa dilihat pada
link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/
hadist-sholat-5-waktu-a02

hadist tentang sholat 5 waktu - 11

Orang yang aktif melakukan sholat berjamaah secara mudawamah/langgeng, pasti Allah menjamin
5 perkara kepadanya yaitu :

  1. Selamat dari penghidupan yang sempit
  2. Selamat siksa kubur
  3. Catatan amal diterima dengan kanan
  4. Melewati jembatan/shirath seperti kilat menyambar
  5. masuk sorga tanpa hisab
----------------------------------------------------------------

Untuk melihat hadist tentang sholat 5 waktu (1-10)
bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/
hadist-sholat-5-waktu

Untuk melihat hadist tentang sholat 5 waktu (11-15)
bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/
label/hadist-sholat-5-waktu-a02

Thursday, October 23, 2008

hadist tentang sholat 5 waktu - 10

Rasul SAW bersabda :

Shalat adalah amal pertama bagi seseorang yang akan dihisab dihari kiamat,
maka
jika shalatnya sempurna dimudahkan baginya hisab,
tetapi
jika terdapat kekurangan,
maka

Allah menyeru malaikat :

"Adakah shalat sunah baginya,
jika ada tutuplah kekurangan fardlunya dengan sunah tersebut
dan
jika sudah sempurna, teruskan amal lainnya sesudah hisab itu"

(Hasan Bashry)

-------------------------------------------------------------------

Untuk melihat arsip semua hadist bisa dilihat pada link
di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
index-tentang-hadits-hadist.html

Untuk melihat hadist tentang sholat 5 waktu (1-10) bisa dilihat pada
link dibawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-sholat-5-waktu


Untuk melihat hadist tentang sholat 5 waktu (11-17) bisa dilihat pada
link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-sholat-5-waktu-a02


hadist tentang sholat 5 waktu - 9

Untuk melihat hadist tentang sholat 5 waktu lainnya (1-10) bisa dilihat
pada link di bawah ini :
http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-sholat-5-waktu

Untuk melihat hadist tentang sholat 5 waktu (11-17) bisa dilihat pada
link di bawah ini:
http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/hadist-sholat-5-waktu-a02

----------------------------------------------------
Nabi SAW bersabda :

Shalat adalah merupakan keridlaan Tuhan,
kesenangan para malaikat,
perilaku para nabi,
cahaya makrifat,
pokok iman,
terkabul doa,
dan amal,
keberkahan rizki,
dan rahmat jasmani,
senjata melawan musuh,
kebencian syetan,
syafaat bagi pelakunya dengan para malaikat,

sebagai penerang kubur,
lemek/hamparan di bawah lambungnya,
jawaban munkar-nakir,
kawan pendamping di kubur hingga kiamat,
dan merupakan pelindung serta mahkota dan pakaian badannnya,
cahaya penerang di mukanya,
penutup api neraka,
dan merupakan hujjah bagi mukmin di hadapan Allah SWT,
memberatkan amal dalam timbangan,

penolong Allah di atas jembatan/shirath,
kunci pembuka sorga,
karena meliputi tasbih,
tauhid,
pembersih dan memulyakan Allah SWT,
serta bacaan dan doa,

amal yang paling utama yaitu melakukan shalat tepat pada waktunya




hadist tentang sholat 5 waktu - 8

lima shalat fardhu bagi umat manusia (hamba Allah),
telah diwajibkan oleh Allah,
maka
orang yang melakukannya dengan sempurna tidak meremehkan,
dia punya janji (ketentuan) di sisi Allah
untuk dimasukkan sorga,
tetapi

bagi yang meninggalkannya karena meremehkannya
maka
tiada baginya ketentuan disisi Allah,
terserah kepada Allah apakah dikasihi
atau
disiksa orang tersebut

(HR.Ubadah Shamit ra)

hadist tentang sholat 5 waktu - 7

Sampaikanlah kabar gembira bagi orang
yang berjalan di malam gelap menuju mesjid,
bahwa
kelak dihari kiamat mereka akan memperoleh sinar cahaya yang sangat terang

(HR. Buraidah ra)

kata-kata motivasi 2

Jangan pernah berburuk sangka kepada Allah
biar sebesar apapun masalah dan cobaan hidup
karena
Allah itu Maha Baik
selama
kita terus berprasangka baik kepada Allah
pasti Allah akan selalu memberikan jalan terbaik buat kita.

(Irfan)

kata-kata motivasi 1

Cinta bisa menyenangkan dan membuat patah hati
tetapi
cinta yang selalu menyenangkan dan tidak pernah patah hati
adalah
cinta kepada Allah

(Irfan)

hadist tentang sholat 5 waktu - 6

Akan kutunjukkan orang (pencuri) paling buruk, yaitu :

Orang yang mencuri dalam shalatnya,

tanya sahabat : Apa yang dimaksud dengan mencuri shalatnya?

Beliau saw menjawab : yaitu tidak sempurna ruku dan sujudnya (tidak tumakninah/tenang)

(HR. Hasan)

Wednesday, October 22, 2008

hadist tentang sholat 5 waktu - 5

Nabi Saw bersabda :

Orang yang berwudlu dengan sempurna lalu
sholat dengan sempurna pula,
baik ruku, sujud dan bacaanya,

maka sholatnya berkata :
Mudah-mudahan Allah menjaga kami seperti
kau menjaga aku,
kemudian naiklah ke langit sangat terang cahayanya,
ia masuk pintu langit hingga kepada Allah SWT,
dan
memohonkan ampunan bagi pelakunya.

Demikian sebaliknya,
jika tidak sempurna ruku, sujud dan bacaannya,
lalu berkata :
"Mudahan-mudahan Allah menghinakan kamu,
seperti perbuataan sembronomu (gegabah) terhadap aku,
kemudian
naiklah ke langit diliputi kegelapan,
akan masuk tapi pintu tertutup baginya,
akhirnya
sholatnya dilipat bagai baju kumal,
dan
dipukulkan pada muka pelakunya

Sunday, October 19, 2008

hadist tentang sholat 5 waktu - 4

Orang yang menginginkan (meninggal) menghadap Allah
tetap dalam islam (sebagai orang muslim),
lakukanlah sholat 5 waktu tepat pada waktunya,
tepat pada saat adzan dikumdangkan.

--------------------------------------------------------

Untuk melihat hadist tentang sholat 5 waktu (1-10)
bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/label/
hadist-sholat-5-waktu

Untuk melihat hadist tentang sholat 5 waktu (11-15)
bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/search/
label/hadist-sholat-5-waktu-a02

Sunday, October 12, 2008

hadist tentang sholat 5 waktu - 3

Dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda :

Sholat isya dan Subuh dianggap paling berat bagi orang munafik,
tetapi
seandainya mereka mengetahui pahala keduanya,
pasti akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak-rangkak

Saturday, October 4, 2008

Gerbang Cinta para wali

Ada cahaya yang memendar nun jauh di sana. Tak habis-habisnya mata memandang penuh pesona. Indah dan menakjubkan, hingga tiada sesaat pun melainkan sebuah klimaks dari puncak rasa kita, terkadang seperti puncak gelombang Cinta, terkadang menghempas seperti sauh-sauh kesadaran di hempas pantai, terkadang begitu jauh di luar batas harapan, padahal ia lebih dekat dari sanubari kita sendiri.

Tiba-tiba cahaya itu ada di depan mata hati kita. Ternyata sebuah gerbang keagungan yang dahsyat penuh kharisma. Gerbang itu seakan bicara: “Akulah gerbang para kekasih Tuhan”. Sejengkal saja kaki kita melangkah, memasuki pintu gerbang itu, seluruh kesadaran kita sirna dalam luapan gelombang cinta yang digerakkan oleh kedahsyatan angin kerinduan. Kata pertama yang berbunyi di sana adalah deretan puja dan puji:

“Segala puji bagi Allah yang telah meluapi lembah kalbu para wali-Nya dengan luapan Cinta kepada-Nya. Dia yang membangunkan istana khusus agar luapan arwah para kekasih-Nya itu, senantiasa menyaksikan keagungan-Nya. Dia pula yang menghamparkan padang ma’rifatullah melalui rahasia-rahasia jiwanya. Lalu kalbunya berada di sebuah taman surga. Taman itu penuh dengan lukisan-lukisan ma’rifatullah yang tiada tara. Sedangkan arwah-arwah mereka berada di Taman Malakut, tak sejenak pun arwah itu melainkan berada dalam keabadian penyucian pada-Nya. Duh, rahasia arwahnya, mendendangkan tasbih dalam tarian Lautan Jabarut-Nya.”

Lalu sebuah gerbang yang begitu agung dan indahnya, mengukirkan prasasti yang ditulis oleh Qalam Ruhani. “Segala Puja bagi Allah, yang telah membuka gerbang Cinta-Nya bagi para Kekasih-Nya. Lalu Dia mengurai rantai yang membelenggu jiwanya, sehingga mereka teguh dalam keharusan khidmah pada-Nya, sedangkan cahaya-cahaya-Nya melimpahi akal-akal mereka. Lalu tampak jelas, keajaiban-keajaiban kekuasaan-Nya, sedangkan kalbu-kalbu mereka terjaga dari haru biru tipudaya yang menumpah pada pesona-pesona cetak lahiriyah jagad semesta, sampai akhirnya menggapai ma’rifat paripurna. Amboi, ruh-ruh mereka tersingkapkan dari kemahasucian paripurna-Nya, dan sifat-sifat keagungan-Nya. Merekalah penempuh jalan hadirat-Nya, dalam kenikmatan rahasia kedekatan dengan-Nya, melalui tarekat dahsyat rindu dendam-Nya, hingga mereka termanifestasi dalam hakikat, melalui penyaksian Ketunggalan-Nya. Mereka telah diraih dari mereka, dan Dia menyirnakan mereka dari mereka, lalu mereka ditenggelamkan dalam lautan Kemaha-Dia-an-Nya. Dia memisahkan pasukan-pasukan terpencar dalam kesatuan kitab-Nya bagi para kekasih terpilih-Nya. Lalu mereka terjaga oleh kerahasiaan jiwa melalui limpahan cahaya-cahaya, agar ia menjadi obyek manifestasi, di samping ke-Tunggal-Dirian-Nya.”

Kalau saja kita ingin mengenal gerbang-gerbang Kekasih Allah itu, semata bukanlah hasrat dan ambisi untuk menjadi Kekasih-Nya. Sebab, mengangkat derajat seseorang menjadi Kekasih-Nya adalah Hak Allah, dan Allah sendiri yang memberi Wilayah itu kepada hamba-Nya yang dikehendaki-Nya.

Sekadar berkah atas cahaya kewalian dari kekasih-kekasih-Nya itu, sesungguhnya lebih dari cukup bagi kita. Sedangkan pengetahuan kita atas dunia kewalian yang menjadi bagian dari misteri-misteri Ilahi, tidak lebih dari limpahan-limpahan Ilahi, agar kita lebih yakin kepada-Nya atas keimanan kita selama ini.

Para Auliya Allah adalah Ahlullah. Mereka terpencar di muka bumi sebagai “tanda-tanda” Ilahiyah, dengan jumlah tertentu, dan tugas-tugas tertentu. Di antara mereka ada yang ditampakkan karamahnya, ada pula yang tidak ditampakkan sama sekali. Oleh karena itu hamba-hamba Allah yang diberi kehebatan luar biasa, tidak sama sekali disebut Waliyullah, dan belum tentu juga yang tidak memiliki kelebihan sama sekali, tidak mendapat derajat Wali Allah. Para Auliya adalah mereka yang senantiasa mencurahkan jiwanya untuk Ubudiyah kepada Allah, dan menjauhkan jiwanya dari kemaksiatan kepada Allah.

Di masyarakat kita, seringkali terjebak oleh fenomena-fenomena metafisikal yang begitu dahsyat yang muncul dari seseorang. Lalu masyarakat kita mengklaim bahwa orang tersebut tergolong Waliyullah. Padahal kata seorang syekh sufi, “Jika kalian melihat seseorang bisa terbang, bisa menembus batas geografis dengan cepat, bahkan bisa menembus waktu yang berlalu dan yang akan datang, janganlah Anda anggap itu seorang Wali Allah sepanjang ia tidak mengikuti Sunnah Rasulullah SAW.“

Mengapa? Sebab ada ilmu-ilmu hikmah tertentu yang bisa dipelajari, agar seseorang memiliki kehebatan tertentu di luar batas ruang dan waktu, dan ironisnya ilmu demikian disebut sebagai Ilmu Karamah. Padahal karamah itu, adalah limpahan anugerah Ilahi, bukan karena usaha-usaha tertentu dari hamba Allah.

Karamah sendiri bukanlah syarat dari kewalian. Kalau saja muncul karamah pada diri seorang wali, semata hanyalah sebagai petunjuk atas kebenaran ibadahnya, kedudukan luhurnya, namun dengan syarat tetap berpijak pada perintah Nabi SAW. Jika tidak demikian, maka karamah hanyalah kehinaan syetan. Karena itu di antara orang-orang yang saleh ada yang mengetahui derajat kewaliannya, dan orang lain tahu. Ada pula yang tidak mengetahui derajat kewaliannya sendiri, dan orang lain pun tidak tahu. Bahkan ada orang lain yang tahu, tetapi dirinya sendiri tidak tahu.

Tetapi di belahan ummat Islam lain juga ada yang menolak konsep kewalian. Bahkan dengan mudah mengklaim yang disebut Auliya’ itu seakan-akan hanya derajat biasa dari derajat keimanan seseorang. Tentu saja, kelompok ini sama kelirunya dengan kelompok mereka yang menganggap seseorang, asal memiliki kehebatan, lalu disebut sebagai Waliyullah, apalagi jika orang itu dari kalangan kiai atau ulama.

Meluruskan pandangan Kewalian di khalayak ummat kita, memang sesuatu yang rumit. Ada ganjalan-ganjalan primordial dan psikologis, bahkan juga ganjalan intelektual.

Al-Quthub Abul Abbas al-Mursi, semoga Allah meridlainya, menegaskan dalam kitab yang ditulis oleh muridnya, Lathaiful Minan, karya Ibnu Athaillah as-Sakandari, “Waliyullah itu diliputi oleh ilmu dan ma’rifat-ma’rifat, sedangkan wilayah hakikat senantiasa disaksikan oleh mata hatinya, sehingga ketika ia memberikan nasehat seakan-akan apa yang dikatakan seperti identik dengan izin Allah. Dan harus dipahami, bagi siapa yang diizinkan Allah untuk meraih ibarat yang diucapkan, pasti akan memberikan kebaikan kepada semua makhluk, sementara isyarat-isyaratnya menjadi riasan indah bagi jiwa-jiwa makhluk itu.”

“Dasar utama perkara Wali itu,” kata Abul Abbas, “adalah merasa cukup bersama Allah, menerima Ilmu-Nya, dan mendapatkan pertolongan melalui musyahadah kepada-Nya. Allah Ta’ala berfirman: “Barangsiapa bertawakkal kepada Allah, maka Dia-lah yang mencukupinya.” (QS. ath-Thalaq: 3). “Bukankah Allah telah mencukupi hambanya?” (QS. Az-Zumar: 36). “Bukankah ia tahu, bahwa sesungguhnya Allah itu Maha Tahu?” (QS. al-‘Alaq :14). “Apakah kamu tidak cukup dengan Tuhanmu, bahwa sesungguhnya Dia itu Menyaksikan segala sesuatu?” (QS. Fushshilat: 53).
Syekh Agung Abdul Halim Mahmud dalam memberikan catatan khusus mengenai Lathaiful Minan karya as-Sakandari mengupas panjang lebar mengenai Kewalian ini. Hal demikian dilakukan karena, as-Sakandari menulis kitab itu memulai tentang wacana Kewalian, karena memang, buku besar itu ingin mengupas tuntas tentang biografi dua Waliyullah terbesar sepanjang zaman, yaitu Sulthanul Auliya’ Syekh Abul Hasan asy-Syadzili ra dan muridnya, Syekh Abul Abbas al-Mursi.

Dalam sebuah ayat yang seringkali menjadi rujukan utama dunia Kewalian adalah: “Ingatlah bahwa sesungguhnya para Wali-wali Allah itu tidak punya rasa takut dan rasa gelisah. Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka bertaqwa. Mereka mendapatkan kegembiraan dalam kehidupan dunia dan dalam kehidupan akhirat. Tidak ada perubahan bagi Kalimat-kalimat Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar.” (QS. Yunus: 62-64)
Dalam salah satu hadits Qudsi yang sangat populer disebutkan, “Rasulullah SAW bersabda: Allah Ta’ala berfirman: “Siapa yang memusuhi Wali-Ku, maka benar-benar Aku izinkan orang itu untuk diperangi. Dan tidaklah seorang hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku yang lebih Aku cintai dibanding apa yang Aku wajibkan padanya. Dan hamba-Ku itu senantiasa mendekatkan pada-Ku dengan ibadah-ibadah Sunnah sehingga Aku mencintai-Nya. Maka bila Aku mencintainya, Akulah pendengarannya di mana ia mendengar, dan menjadi matanya di mana ia melihat, dan menjadi tangannya di mana ia memukul, dan menjadi kakinya di mana ia berjalan. Jika ia memohon kepada-Ku, Akupasti memberinya, jika ia memohon perlindungan kepadaKu Aku pasti melindunginya.”

Karenanya al-Hakim at-Tirmidzi, salah satu sufi besar generasi abad pertengahan, menulis kitab yang sangat monumental hingga saat ini, Khatamul Auliya’ (Tanda-tanda Kewalian), yang di antaranya berisi 156 pertanyaan mengenai dunia sufi, dan siapa yang bisa menjawabnya, maka ia akan mendapatkan Tanda-tanda Kewalian itu. Beliau juga menulis kitab ‘Ilmul Auliya.

Ragam Para Wali
Para Syekh Sufi membagi macam para Wali dengan berbagai versi, termasuk derajat masing-masing di hadapan Allah Ta’ala. Dalam kitab Al-Mafakhirul Aliyah fi al-Ma’atsir asy-Syadzilyah disebutkan ketika membahas soal Wali Quthub. Syekh Syamsuddin bin Katilah Rahimahullaahu Ta’ala menceritakan: “Saya sedang duduk di hadapan guruku, lalu terlintas untuk menanyakan tentang Wali Quthub. “Apa makna Quthub itu wahai tuanku?” Lalu beliau menjawab, “Quthub itu banyak. Setiap muqaddam atau pemuka sufi bisa disebut sebagai Quthub-nya.

Sedangkan al-Quthubul Ghauts al-Fard al-Jami’ itu hanya satu. Artinya bahwa Wali Nuqaba’ itu jumlahnya 300. Mereka itu telah lepas dari rekadaya nafsu, dan mereka memiliki 10 amaliyah: empat amaliyah bersifat lahiriyah, dan enam amaliyah bersifat bathiniyah. Empat amaliyah lahiriyah itu antara lain:

1) Ibadah yang banyak, 2) Melakukan zuhud hakiki, 3) Menekan hasrat diri, 4) Mujahadah dengan maksimal. Sedangkan lelaku batinnya: 1) Taubat, 2) Inabat, 3) Muhasabah, 4) Tafakkur, 5) Merakit dalam Allah, 6) Riyadlah. Di antara 300 Wali ini ada imam dan pemukanya, dan ia disebut sebagai Quthub-nya.

Sedangkan Wali Nujaba’ jumlahnya 40 Wali. Ada yang mengatakan 70 Wali. Tugas mereka adalah memikul beban-beban kesulitan manusia. Karena itu yang diperjuangkan adalah hak orang lain (bukan dirinya sendiri). Mereka memiliki delapan amaliyah: empat bersifat batiniyah, dan empat lagi bersifat lahiriyah: Yang bersifat lahiriyah adalah 1) Futuwwah (peduli sepenuhnya pada hak orang lain), 2) Tawadlu’, 3) Menjaga Adab (dengan Allah dan sesama) dan 4) Ibadah secara maksimal. Sedangkan secara Batiniyah, 1) Sabar, 2) Ridla, 3) Syukur), 4) Malu.

Adapun Wali Abdal berjumlah 7 orang. Mereka disebut sebagai kalangan paripurna, istiqamah dan memelihara keseimbangan kehambaan. Mereka telah lepas dari imajinasi dan khayalan, dan mereka memiliki delapan amaliyah lahir dan batin. Yang bersifat lahiriyah: 1) Diam, 2) Terjaga dari tidur, 3) Lapar dan 4) ‘Uzlah. Dari masing-masing empat amaliyah lahiriyah ini juga terbagi menjadi empat pula: Lahiriyah dan sekaligus Batiniyah:
Pertama, diam, secara lahiriyah diam dari bicara, kecuali hanya berdzikir kepada Allah Ta’ala. Sedangkan Batinnya, adalah diam batinnya dari seluruh rincian keragaman dan berita-berita batin. Kedua, terjaga dari tidur secara lahiriyah, batinnya terjaga dari kealpaan dari dzikrullah. Ketiga, lapar, terbagi dua. Laparnya kalangan Abrar, karena kesempurnaan penempuhan menuju Allah, dan laparnya kalangan Muqarrabun karena penuh dengan hidangan anugerah sukacita Ilahiyah (uns). Keempat, ‘uzlah, secara lahiriyah tidak berada di tengah keramaian, secara batiniyah meninggalkan rasa suka cita bersama banyak orang, karena suka cita hanya bersama Allah.

Amaliyah Batiniyah kalangan Abdal, juga ada empat prinsipal: 1) Tajrid (hanya semata bersama Allah), 2) Tafrid (yang ada hanya Allah), 3) Al-Jam’u (berada dalam Kesatuan Allah, 3) Tauhid.

Ragam lain dari para Wali ada yang disebut dengan Dua Imam (Imamani), yaitu dua pribadi, salah satu ada di sisi kanan Quthub dan sisi lain ada di sisi kirinya. Yang ada di sisi kanan senantiasa memandang alam Malakut (alam batin) -- dan derajatnya lebih luhur ketimbang kawannya yang di sisi kiri --, sedangkan yang di sisi kiri senantiasa memandang ke alam jagad semesta (malak). Sosok di kanan Quthub adalah Badal dari Quthub. Namun masing-masing memiliki empat amaliyah Batin, dan empat amaliyah Lahir. Yang bersifat Lahiriyah adalah: Zuhud, Wara’, Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar. Sedangkan yang bersifat Batiniyah: Kejujuran hati, Ikhlas, Mememlihara Malu dan Muraqabah.

Wali lain disebut dengan al-Ghauts, yaitu seorang tokoh agung dan tuan mulia, di mana seluruh ummat manusia sangat membutuhkan pertolongannya, terutama untuk menjelaskan rahasia hakikat-hakikat Ilahiyah. Mereka juga memohon doa kepada al-Ghauts, sebab al-Ghauts sangat diijabahi doanya. Jika ia bersumpah langsung terjadi sumpahnya, seperti Uwais al-Qarni di zaman Rasul SAW. Dan seorang Qutub tidak bisa disebut Quthub manakala tidak memiliki sifat dan predikat integral dari para Wali.

Al-Umana’, juga ragam Wali adalah kalangan Malamatiyah, yaitu mereka yang menyembunyikan dunia batinnya, dan tidak tampak sama sekali di dunia lahiriyahnya. Biasanya kaum Umana’ memiliki pengikut Ahlul Futuwwah, yaitu mereka yang sangat peduli pada kemanusiaan.
Al-Afraad, yaitu Wali yang sangat spesial, di luar pandangan dunia Quthub.

Para Quthub senantiasa bicara dengan Akal Akbar, dengan Ruh Cahaya-cahaya (Ruhul Anwar), dengan Pena yang luhur (Al-Qalamul A’la), dengan Kesucian yang sangat indah (Al-Qudsul Al-Abha), dengan Asma yang Agung (Ismul A’dzam), dengan Kibritul Ahmar (ibarat Berlian Merah), dengan Yaqut yang mememancarkan cahaya ruhani, dengan Asma’-asma, huruf-huruf dan lingkaran-lingkaran Asma huruf. Dia bicara dengan cahaya matahati di atas rahasia terdalam di lubuk rahasianya. Ia seorang yang alim dengan pengetahuan lahiriah dan batiniyah dengan kedalaman makna yang dahsyat, baik dalam tafsir, hadits, fiqih, ushul, bahasa, hikmah dan etika. Sebuah ilustrasi yang digambarkan pada Sulthanul Aulioya Syeikhul Quthub Abul Hasan Asy-Syadzily – semoga Allah senantiasa meridhoi .

Sumber = www.sufinews.com