Suryalaya Search

Wednesday, May 6, 2009

Program pendalaman TQN suryalaya

Tahun 2009 akan dijadikan momentum peningkatan kualitas dzikir ikhwan TQN Suryalaya yang tergabung dalam majlis dzikir Yayasan Aqabah Sejahtera (YAS) Jakarta. Majlis Dzikir yang dibina langsung oleh ust. Wahfiudin ini mulai menerapkan program tersebut pada Senin malam Selasa, 5 Januari 2009. Rencananya, dari program ini akan dilahirkan kader-kader Muaddib yang kredibel.

Kriteria ikhwan-akhwat yang bisa ikut progam peningkatan ini antara lain:

  1. Telah menerima proses pembelajaran (talqin) dzikir dari guru Mursyid/wakil talqin
  2. Telah hafal dan istiqomah mendawamkan dzikir harian TQN Suryalaya pada setiap ba’da Shalat Fardhu
  3. Alumnus kegiatan-kegiatan pelatihan Radix Training Center, seperti Wisata Ruhani ke Ponpes Suryalaya, Kursus Tasawuf, Pelatihan Muballigh Tasawuf (PMT), Pesantren Qalbu, Pelatihan Membentuk Qalbu Ihsani, Latihan Dasar Kader Dakwah, Pelatihan Dakwah Transformatif dan lain-lain
  4. Berkemauan keras untuk meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT dan menularkannya kepada lingkungan sekitar

Tahap awal, ikhwan dan akhwat yang bergabung diintensifkan untuk menghafal Dzikir Khataman. Pada dasarnya, agar mereka bisa menghafal rangkaian wirid dalam Dzikir Khataman adalah membiasakan diri bergabung dalam halaqah-halaqah dzikir khataman yang tersebar di banyak tempat di Jabodetabek. Namun jika tidak dikondisikan dengan sengaja prosesnya akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Maka YAS berinisiatif mengadakan program ini.

Mereka yang telah hadir sejak Maghrib akan digilir untuk memimpin Shalat Maghrib berjamaah, Dzkir Harian, Dzikir Khataman, memimpin Shalat Isya berjamaah, Dzikir Harian ba’da Shalat Isya, Shalat Hajat Lidaf’il Bala dan Dzikir Khataman.

Setelah rangkaian ritual ibadah di atas, jamaah dibagi dalam tiga halaqah kecil. Masing-masing halaqah diberi tugas untuk menghafal Dzikir Khataman. Teknisnya, jamaah dibimbing oleh orang-orang yang sudah hafal, fasih dan terbiasa memimpin Dzikir Khataman. Setiap penggalan dalam kalimat-kalimat tawassul diseragamkan. Sedikit demi sedikit kalimat dihafalkan berdasarkan gugus tujuh alfatihah yang ada dalam tawassul.

Selanjutnya, jamaah diharuskan menghafal 12 gugus shalawat yang ada dalam batang tubuh Dzikir Khataman berikut wirid-wirid yang mengiringi 12 gugus shalawat tersebut. Terakhir do’a penutup khataman harus bisa dihafal oleh kader-kader Muaddib.

Seluruh teknik menghafal ini Insya Allah akan tuntas dalam empat kali pertemuan yang diadakan dua pekan sekali.

Pertemuan selanjutnya jatuh pada tanggal 19 Januari 2009.

Meruya, 18 Januari 2009 (Han)

sumber = www.qalbu.net
----------------------------------------------------------------
Untuk melihat artikel-artikel tentang dzikir lainnya bisa dilihat
pada link di bawah ini :

http://hudaya-organization.blogspot.com/2009/05/
index-artikel-artikel-tentang-dzikir.html


No comments:

Post a Comment